Connect with us

Dara

“Saat Bersama” Intan Laksmi Ungkapkan Anugerah Terindah

Published

on

Intan Laksmi

Denpasar (cybertokoh.com) –

Bali tak pernah berhenti mengorbitkan bakat-bakat baru, di tengah perkembangan pesat industri musik di tanah air. Intan Laksmi, seorang solois berbakat yang baru beranjak remaja, meluncurkan “Saat Bersama”. Sebelumnya, Intan telah merilis single bertajuk “Meraih Mimpi”.

Lagu “Saat Bersama” diciptakan dua musisi Bali, Wira Krisna dan Tika Pagraky. Single ini dirilis secara resmi berbarengan dengan pengenalan video klipnya, Sabtu (6/11) di kanal Youtube Intan Laksmi

Lagu bergenre pop modern ini mengangkat tema yang tak jauh-jauh dari dunia remaja. “Kisah seorang remaja putri yang mengungkapkan anugerah terindah kebahagiaan saat bersama sahabat di kala suka dan duka. Intinya pesan kepada teman-teman agar tetap setia, saling percaya dan takkan berpisah selamanya,” ungkap Intan yang lahir 19 Februari 2008 ini.

Advertisement

Intan yang memiliki nama lengkap Kadek Intan Dwi Laksmiantari sangat beruntung karena untuk rekaman kali ini masih didukung banyak naman-nama hebat di bidangnya. Selain pencipta lagu dari orang yang sudah punya nama dan diakui karya di kancah musik Bali, aransemen musiknya digarap oleh Sila, sekaligus owner dari Silahomestudio. Video Klip digarap Arga Agustianto sekaligus owner Cato Production, dan figuran didukung oleh teman-teman Intan di sekolah. Manajemen artis ditangani De Ama, presenter yang juga penyanyi lagu pop Bali.

BACA  Musisi dan Seniman Buleleng Kompak Gelar Aksi Sosial

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses single kedua ini. Terima kasih kepada Papa dan Mama yang telah mendukung sampai saat ini. Terima kasih kepada Kak De Ama selaku manajer yang sudah menyiapkan konsep semuanya dari awal,” ujar Intan.

Untuk memudahkan penikmat musik menikmati “Saat Bersama”, lagu ini akan tersedia di berbagai platform musik digital seperti Sportify, Joox, Itunes dan lainnya. Selain itu video klipnya juga bisa disimak melalui kanal Youtube Intan Laksmi.

Sebelum merilis “Saat Bersama”, Intan sempat tergabung dalam Bali Kumara Generasi ke-4 (BK4) dengan satu lagu berjudul “Nguni Gelatik” (2018). Tahun 2019 lalu, ia melepas single ke-2 berjudul “Astungkara”. Tahun 2020, ia mengeluarkan single pertama berbahasa Indonesia dengan judul lagu “Meraih Mimpi”. (Ngurah Budi)

Advertisement

Dara

“Kilangan Tresna” Single Pertama Gek Mirah

Published

on

Denpasar (cybertokoh.com) –

Bagaimana rasanya kehilangan orang yang disayang, orang yang dicintai? Bagaimana galaunya ketika asmara kita berlalu dan hilang? Coba tanyakan ke Gek Mirah.

Dara bernama lengkap Agung Mirah Prayoga ini baru saja merilis secara resmi rekaman solo pertamanya, “Kilangan Tresna”. Diawali dengan penayangan video lirik di kanal Youtube pekan lalu, dan disusul dengan acara peluncuran sekaligus penayangan perdana video musik, Sabtu (28/11)

Menurut Gek Mirah, penggarapan “Kilangan Tresna” bermula ketika ia kerap membuat cover song untuk konten di media sosial. Satu ketika ia meng-cover lagu “Sedih” milik penyanyi Tika Pagraky.

Advertisement

“Ternyata lagu yang saya cover itu mendapat perhatian dari Mbok Tika yang menanyakan apakah sudah punya lagu sendiri atau belum. Kalau belum, mbok Tika menawarkan untuk membuatkan lagu,” ungkapnya saat ngobrol dengan wartawan, Kamis (26/11).

Gek Mirah yang masih duduk di kelas II SMA ini merasa senang mendapat perhatian seperti itu. Sembari menunggu Tika mempelajari karakter vokal Gek Mirah, obrolan berlanjut hingga Tika kemudian menyodorkan satu lagu ciptaan Wira Krisna, “Kilangan Tresna”.

BACA  Yoriko Angeline: Jadi Cewek Harus Pintar

Merasa cocok dengan lagu garapan vokalis Rocktober itu, Gek Mirah tak mau berlama-lama lagi, langsung mempelajarinya dan berlanjut rekaman di studio Harta Pro di bawah arahan Dek Artha.

Sayangnya proses selanjutnya tertunda selain karena pandemi, kebetulan juga Gek Mirah dikejar proyek lain bersama Alcoust Band yang drummernya I Kadek Bayu Satya Wiguna Prayoga, adik Gek Mirah.

 

Advertisement

“Ya, jadinya “Kilangan Tresna” molor dan molor lagi pembuatan video klipnya. Akhirnya dengan berusaha mencuri-curi waktu di tengah kesibukan saat ini, proses syuting bisa dilakukan,” ujar buah hati pasangan I Made Astra Prayoga-Ida Ayu Ekasriadi ini.

Gek Mirah mulai dikenal di belantika musik pop Bali saat muncul bersama Alcoust Band
beberapa waktu lalu. Siswi SMA 3 Denpasar ini bukanlah orang baru di jalur tarik suara. Ia sudah gemar menyanyi sejak kanak-kanak dan kerap menjajal berbagai panggung kompetisi. “Kami sebagai orangtua memberikan dukungan kepada anak-anak untuk menekuni dunia musik,” ujar Astra Prayoga. (Ngurah Budi)

Continue Reading

Dara

“Karena Cintamu”, Inspirasi dari Inda Prameswari

Published

on

Denpasar (cybertokoh.com) –

Setelah beberapa kali meluncurkan single sebagai penyanyi anak-anak, Inda Prameswari kini muncul lebih dewasa. Satu lagu berbahasa Indonesia, “Karena Cintamu” menandai babak baru perjalanannya di kancah musik.  Lagu sekaligus video klipnya diluncurkan Kamis (24/9).

Pemunculan dara bernama lengkap I Gusti Agung Ayu Dinda Prameswari Sutha ini masih tak lepas dari peran sang ayah, penyanyi pop Bali, Agung Wirasutha. Agung pula yang membuatkan lagu ”Karena Cintamu” secara khusus untuk sang putri.

Lagu “Karena Cintamu” tercipta di tengah perjalanan spiritual yang dilakukannya di tengah pandemi. Tidak heran jika lirik lagu ini  terkesan sarat makna. Meskipun judulnya memakai kata cinta, yang dimaksud di sini lebih dari sekedar cinta kepada kekasih atau pasangan, tetapi cinta secara luas termasuk cinta dari Sang Pencipta.

Advertisement

Untuk penggarapan musik dipercayakan kepada Dek Artha. Sementara video klip digarap oleh Gede Purnama dan juga didukung oleh penari Adi Siput. Untuk masalah penampilan kali ini Inda mengenakan busana, perhiasan dan make up dari Inggi Kendran dengan lokasi penggarapan klip di Black Lava Kintamani, Lake View Bali Hotel Kintamani dan Pantai Nyanyi Tabanan.

BACA  Pemda dan Masyarakat harus Waspada, Keterisian Tempat Tidur RS Makin Meningkat

“Sengaja saya tulis “Karena Cintamu”, biar lebih universal dan mengindari kesan berat apalagi dinyanyikan oleh Inda Prameswari yang masih belia, agara bisa masuk di kalangan remaja, yang sudah mengenal cinta,” jelas Agung Wirasutha. Ia berharap semoga lagu ini mampu menginspirasi dan memotivasi banyak pihak untuk sama-sama berjuang melawan Covid-19.

Mengikuti jejak sang ayah di dunia tarik suara, Indaa Prameswari yang kini berusia 17 tahun sudah mulai rekaman sejak dengan merilis lagu “Anugerah”. Ia juga merilis beberapa single seperti Demen Dadi Milu (2015), Demen Tapi Sing Bani (2017), juga kolaborasi bersama Nissa Putri dan sang ayah, Agung Wirasutha untuk lagu ”Om Nama Siwaya” (2018). (rls/Ngurah Budi)

Advertisement
Continue Reading

Dara

Dorong Kreativitas Anak Muda di Masa Pandemi, AXIS Lakukan Ini

Published

on

Jakarta (cybertokoh.com) –

Pandemi Covid-19 tak menyurutkan inisiatif XL Axiata untuk melanjutkan program-program dukungan untuk kalangan muda. Melalui AXIS, program tahunan AXIS POP Up Campus kembali digelar dengan menyesuaikan pada protokol kesehatan. Program ini digelar secara live streaming yang bisa diakses melalui aplikasi Vidio dan situs vidio.com. AXIS Pop Up Campus dilaksanakan mulai 7 Agustus 2020 selama tiga pekan berturut-turut dengan durasi selama 2 jam.

Group Head  Youth Segment XL Axiata, Alfons Eric Bosch Sansa mengatakan, meski saat ini wabah Covid-19 masih sangat tinggi, tapi pihaknya tahu  harus tetap memberikan ruang kepada anak muda untuk tetap berkreativitas meski sebagian besar aktivitas mereka adalah di rumah. “Adanya pandemi ini sekaligus menjadi tantangan bagi AXIS untuk menemukan cara terbaik agar event yang telah masuk tahun ketiga ini bisa terus digelar. Kali ini kami mencoba menggunakan live streaming dan ada sejumlah penyesuaian lainnya. Semoga kemeriahan acara ini tetap bisa kita dapatkan,” ungkapnya.

AXIS Pop Up Campus merupakan kegiatan yang diperuntukan untuk semua siswa/siswi SMA/sederajat, mahasiswa dan komunitas-komunitas anak muda di seluruh Indonesia. Pada event ini, peserta bisa mengikuti berbagai agenda menarik dan bermanfaat, seperti antara lain sharing session berbagai tema yang popular bagi anak muda, mulai tentang pergaulan dan kehidupan sosial, meningkatkan pengetahuan, hingga membangun personal branding untuk bekal di masa mendatang. Para pembicara adalah pratisi dan tokoh yang berkompeten.

Advertisement

Selain itu, Pop Up Campus juga menawarkan berbagai pertunjukan hiburan, terdapat musik dengan menampilkan artis-artis idola anak anak muda. Ruang untuk membangun kreatifitas anak muda juga tersedia, berupa kompetisi karya seni dan kreatif. Salah satunya adalah social media challenge Pop Up Your Voice, yang merupakan challenge untuk anak muda cover salah satu lagu musisi Indonesia. Tidak ketinggalan, peserta juga bisa mengikuti beragam kuis interaktif dengan hadiah menarik.

BACA  Pemda dan Masyarakat harus Waspada, Keterisian Tempat Tidur RS Makin Meningkat

Dalam Pop Up Campus kali ini, AXIS mengajak anak-anak muda untuk ikut berdonasi. Caranya hanya dengan ikut live streaming­­-nya, mereka sudah turut berdonasi. Selanjutnya dana yang terkumpul bisa dipakai untuk berbagai kegiatan sosial. Pengumpulan donasi ini bekerjasama dengan lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Kitabisa.com.

Pada tahun-tahun sebelumnya, AXIS Pop Up Campus diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia. Setiap penyelenggarakan selalu dihadiri ribuan pelajar dan mahasiswa. Melalui brand AXIS, XL Axiata terus menunjukkan komitmen untuk menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi anak-anak muda Indonesia. Berbagai program dilaksanakan sepanjang tahun untuk mendorong kratifitas anak-anak muda. Selain Pop Up Campus, baru-baru ini AXIS juga telah melaksanakan kegiatan AXIS “Serunya Budayaku” untuk memacu kreativitas anak anak muda.

Di sisi produk, AXIS juga menciptakan paket-paket layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan anak muda Indonesia. Produk terbaru adalah AXIS Boostr Edukasi dan Conference yang diciptakan untuk mendukung kegiatan belajar dan kuliah jarak jauh yang harus diikuti pelajar dan mahasiswa. Paket baru tersebut ditawarkan dengan harga sangat ringan bagi kantong mereka dan difokuskan hanya untuk akses sejumlah aplikasi yang benar-benar mereka dibutuhkan untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh.

BACA  Seniman Buleleng Peduli Pengungsi Gunung Agung

Paket “Boostr Edukasi” yang tersedia untuk para pelajar dan mahasiswa menawarkan tiga pilihan paket dengan benefit yang sangat ringan mulai Rp 800 untuk 2GB per hari, Rp 2.900 untuk 5GB masa aktif 7 hari, dan Rp 8.900 untuk 15GB masa aktif 7 hari. Pilihan paket ini dapat dimanfaatkan untuk mengkases aplikasi Udemy, Ruang Guru, Zenius, dan Sekolahmu. Selain itu juga bisa untuk akses ke website Kemendikbud khusus pembelajaran seperti Rumah Belajar Kemendikbud  di alamat https://belajar.kemendikbud.go.id dan Spada Indonesia Kemendikbud di https://spada.kemdikbud.go.id atau https://lmsspada.kemdikbud.go.id/. Bagi mahasiswa, paket ini juga bisa untuk masuk ke situs pembelajaran 39 universitas di Indonesia yang telah terdaftar di aplikasi AXISnet.

Advertisement

Bagi pelajar dan mahasiswa yang memerlukan paket untuk kolaborasi secara virtual, paket “Boostr Conference” menawarkan tiga pilihan harga, mulai Rp 800 untuk 2GB per hari, Rp 2.900 untuk 5GB masa aktif 7 hari, dan Rp 8.900 untuk 15GB masa aktif 7 hari. Pelanggan dapat memanfaat paket ini untuk mengakses layanan bekerja dan belajar dari rumah yang paling banyak digunakan yaitu Microsoft Teams, Zoom, Google Meet, Google Hangout, hingga Google Classroom. (rls/Ngurah Budi)

BACA  The Body Shop Hadirkan Konsep Baru di Beachwalk

Continue Reading

Tren