Indonesia

Sejumlah Event Besar Bakal Digelar di Indonesia, Begini Pesan Menteri Kesehatan

Jakarta (cybertokoh.com) –

Ada sejumlah event besar yang akan digelar di Indonesia dalam waktu dekat. Di antaranya adalah World Superbike (WSBK) yang akan digelar di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 19-21 November 2021. Sebelumnya di tempat yang sama akan digelar Indonesia Asia Talent Cup, 12-14 November 2021.

Berkaca dari penyelenggaraan PON XX Papua di mana terdapat 83 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 maka ke depannya persiapan penyelenggaraan event-event besar harus dilakukan secara lebih hati-hati, termasuk dalam mengantisipasi penularan Covid-19.

“Hal ini menjadi catatan, agar ke depannya untuk acara-acara besar seperti ini , ada perbaikan protokol kesehatan yang bisa kami lakukan. Kami mengamati bahwa disiplin menjalankan protokol kesehatan masih bisa ditingkatkan, terutama dengan pemberian wewenang yang lebih besar kepada Satgas Covid-19 di daerah,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers melalui kanal youtube Sekretariat Presiden, Senin (11/10) sore.

Kasus di Papua, tutur Menkes Budi, terdapat 83 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Terkonsentrasi di cabang olahraga judo, sepatu roda, motorcross, panahan dan kriket. Mereka berasal dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jambi dan Bali.

Penularan diduga dari penginapan juga kegiatan makan bersama. “Hasil pengamatan kami, terjadinya penularan ini kemungkinan besar disebabkan di tempat penginapan. Kamar yang ditempati oleh para atlet itu, satu kamar ditempati oleh sekitar 4 orang. Juga, saat makan bersama,” ungkap Budi.

Dari 83 orang, 7 orang atlet yang telah terindentifikasi positif berhasil keluar dari tempat isolasi sebelum selesai masa isolasinya. Mereka pulang ke daerah asalnya. Yakni, 1 orang dari Tarakan, 2 orang Jambi, 3 orang Sidoardjo, dan 1 orang Yogyakarta.

“Arahan Pak Presiden, 7 orang atlet yang keburu kembali ke kota asalnya sebelum selesai masa isolasi, segera dikarantina di tempat kedatangan,” tambahnya.

Dari pengalaman PON XX Papua ini, lanjut Budi, pihaknya menetapkan beberapa hal untuk menjadi patokan pelaksanaan protokol kesehatan bila mengadakan acara-acara besar ke depannya. Seperti, ajang motorbike, sepakbola, ataupun kompetisi liga basket.

Hal pertama, jelas Menkes, memastikan bahwa Satgas Covid-19 untuk masing-masing event diberikan wewenang yang cukup untuk bisa menerapkan protokol kesehatan.

Hal kedua, memastikan semua asrama atau tempat tinggal atlet dijaga terkait jaga jarak, baik itu saat tidur maupun makan. “Hal ketiga pelu dilakukan rutin random PCR test bagi para atlet di masa pertandingan masih terjadi. Sehingga, proses indentifikasinya bisa kita lakukan dengan lebih cepat,” papar mantan Wakil Menteri BUMN ini.

Hal keempat yang juga penting adalah masalah ruang isolasi terpusat yang harus siap. Dengan begitu, ketika ada yang terpapar bisa langsung ditempatkan di sana. “Termasuk jika ada orang yang mau pulang ke daerah asal kemudian dites ternyata positif, juga bisa ditaruh di sana juga,” ucapnya. (Diana Runtu)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Terkini

To Top