Indonesia

Jumlah Positif Covid-19 di PON Papua Meningkat Jadi 34 Kasus

Jakarta (cybertokoh.com) –

Kasus positif Covid-19 di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua terus bertambah. Sebelumnya pada 5 Oktober terdapat 28 orang atlet, official dan panitia PON, terpapar Covid. Data terbaru menyebutkan, jumlah tersebut kini meningkat jadi 34 orang.

Peningkatan kasus Covid-19 karena adanya perhelatan PON memang tak bisa dihindari. Sebanyak 7.039 atlet dari 34 provinsi ikut serta, belum lagi para official, Panpel dan lainnya pendukung penyelenggaraan pesta olahraga akbar nasional.

Di luar itu, ada masyarakat ikut terlibat baik sebagai penonton, berjualan aneka produk, dan lain-lain. Jadi meski diterapkan protokol kesehatan yang ketat, termasuk tes antigen dan PCR jika bergejala, tetap saja ‘kebobolan’. Pengawasan prokes yang termasuk ketat, tetap juga ada yang terlewatkan. Masih ada yang mengabaikan prokes.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito meminta agar seluruh partisipan rombongan kontingen seperti atlet, official, pelatih juga penonton untuk selalu mewaspadai adanya potensi penularan Covid-19 dengan disiplin menjalankan prokes.
Pihaknya juga mengapresiasi seluruh panitia, khususnya tim kesehatan yang tanggap dalam melakukan penangan kasus Covid-19. “Hingga saat ini terdapat 34 kasus positif Covid-19 dalam penyelenggaraan PON XX. Mereka seluruhnya tanpa gejala dan sudah ditangani secara profesional oleh tenaga kesehatan setempat sehingga mencegah meluasnya penularan kepada kontingen atau masyarakat,” jelas Wiku, Kamis (7/10).

Ada 58 fasilitas Isolasi Terpusat yang tersebar di Provinsi Papua dengan keterisian 11%, dan masih ada sekitar 2.027 tempat tidur tersedia. Pemerintah setempat, tambahnya, akan terus mengawasi sirkulasi masuk dan keluarnya pasien dan berupaya agar pasien yang menjalani isolasi dapat keluar sembuh sepenuhnya.

“Saya berharap mereka yang positif, dapat segera pulih,” ucap Wiku yang juga Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 ini.
Saat ini, lanjut Wiku, pemerintah memperketat monitoring dan evaluasi kepatuhan prokes, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak selama perhelatan PON. Termasuk, meminta seluruh kontingen agar membatasi aktivitas di luar pertandingan.

Ia juga mengingatkan agar seluruh partisipan PON wajib menjalankan Prokes ketat begitu tiba di daerah asal melalui karantina dan tes ulang sebagai upaya untuk memastikan kesehatan kontingen pasca PON XX.

Pemerintah, tegas Wiku, juga akan tetap melakukan whole genome sequencing sebagai upaya surveilans berkelanjutan untuk memantau varian Covid-19 yang ada di Indonesia. (Diana Runtu)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Terkini

To Top