Indonesia

Begini Penjelasan ‘Peta Jalan’ Transisi Pandemi Covid-19 Menuju Endemi

Jakarta (cybertokoh.com) –

Saat ini pemerintah tengah menyusun ‘Peta Jalan’ transisi dari pandemi menuju epidemi guna mengendalikan laju penularan Covid-19 dan mendorong produktivitas masyarakat yang terkendali. Langkah awal antara lain, mempercepat vaksinasi Covid-19 dan memperkuat protokol kesehatan.

“Sebagai bagian dari strategi dan skenario menuju hidup bersama Covid-19 tersebut, sesuai arahan Presiden, pemerintah mulai menyusun ‘Peta Jalan’ transisi dari masa pandemi Covid-19 menuju endemi. Pada akhirnya nanti, upaya ini diharapkan bisa mewujudkan keseimbangan antara perekonomian dengan kesehatan secara bertahap,” ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate.

Ia mengajak agar masyarakat untuk beradaptasi dan mengadopsi kebiasaan-kebiasaan baru agar dapat hidup sehat berdampingan dengan Covid-19. ‘Peta Jalan’ atau Road Map tersebut, kata Johnny, merupakan dasar tatanan hidup baru bagi masyarakat dalam transisi pandemi Covid menjadi endemi.

“Tidak hanya menjadi acuan dalam upaya menekan penularan Covid-19, ‘Peta Jalan’ ini juga dibuat untuk memungkinkan masyarakat untuk beraktivitas seperti biasa,” tambah Menteri Johnny.

Terkait ‘Peta Jalan’, Prof Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dalam keterangan ‘Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia’, (14/9/2021) juga menyinggung hal tersebut.

Menurutnya, terlepas dari kondisi Indonesia yang saat ini membaik, namun diyakini Covid-19 tidak akan hilang sepenuhnya dalam waktu singkat.

Dinamikanya masih terus ada. Mengingat, ujar Prof Wiku, di beberapa negara lain masih ada yang berjuang menekan laju penularan. Karenanya, demi menjaga kesuksesan pengendalian Covid yang bersifat sementara, pemerintah menyusun ‘Peta Jalan’ yang merupakan strategi antisipatif dan dasar tatanan hidup baru bagi masyarakat yang dikendalikan melalui kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang dinamis sesuai data dan fakta di lapangan.

‘Peta jalan’ ini tidak hanya menekan terjadinya penularan Covid namun juga mendorong produktivitas masyarakat yang terkendali. Ke depannya, lanjut Wiku, fokus pemerintah Indonesia ialah mencapai fatality rate kurang dari 2%, kasus aktif kurang dari 100 ribu dan kasus dan positivity rate kurang dari 5%. (Diana Runtu)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Terkini

To Top