Sehat

Kabar Baik, Persentase Kasus Aktif Indonesia Lebih Rendah dari Dunia

Jakarta (cybertokoh.com) –

Perkembangan kasus Covid-19 terus menunjukkan perbaikan, khususnya pada indikator kasus aktif dan kesembuhan. Padahal dalam beberapa minggu sebelumnya persentase kasus aktif di Indonesia lebih tinggi dari dunia.

Namun sejak 20 Agustus 2021 kondisi berubah, untuk pertamakalinya persentase kasus aktif di Indonesia kembali lebih rendah daripada dunia.

Hasil baik ini tentunya berkat kerjasama yang baik dari semua pihak. Namun begitu, kondisi ini tidak boleh membuat semua pihak lengah. Sebaliknya, harus terus bersemangat untuk melakukan berbagai perbaikan agar mencapai hasil lebih baik lagi.

“Kasus aktif dan kesembuhan tidak akan mengalami penurunan bila tidak ada kerjasama yang baik dari seluruh pihak, utamanya, para tenaga kesehatan yang berjuang menangani pasien Covid-19 agar sembuh serta pemerintah daerah yang bergerak cepat memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan di wilayah masing-masing,” ujar Prof Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid -19 saat jumpa pers di Graha BNPB yang juga disiarkan melalui kanal youtube BNPB Indonesia, Selasa (24/8/2021) sore.

“Saya apresiasi kepada semua pihak,” tambah Prof Wiku.
Penurunan kasus aktif terus berlanjut hingga kemarin di mana kasus aktif Indonesia sebanyak 7,3%, sedangkan dunia 8,43%. Penurunan kasus aktif, ujar Wiku, cukup signifikan jika dibanding minggu sebelumnya yakni dari 484.807 menjadi 306.760 kasus atau turun lebih dari 78.000 kasus.
Berdasarkan data, penurunan kasus aktif maupun kesembuhan, dikontribusikan oleh 32 provinsi. Sementara dua provinsi lainnya justru mengalami kenaikan kasus aktif dan penurunan kasus kesembuhan. Dua provinsi itu adalah Aceh dan Papua.

“Dua provinsi, Aceh dan Papua masih mengalami kenaikan kasus aktif dan penurunan kesembuhan. Kasus aktif di Aceh naik 1,86% dan kesembuhan turun 1,92%. Sedang Papua mengalami kenaikan kasus aktif 0,04% dan penurunan kesembuhan 0,06%,” jelas Wiku.
Dari 32 provinsi yang mengalami penurunan kasus aktif, lanjut Prof Wiku, penurunan terbesar berasal dari Prov Yogyakarta, yaitu turun 6,75%, Kalimantan Barat 6,18%, Gorontalo 5,78%, Sulawesi Tengah 5,64% dan Papua Barat 5,39%.
Kenaikan kesembuhan tertinggi adalah Yogyakarta 6,69%, Kalimantan Barat 6,06%, Papua Barat 5,54%, Sulawesi Tengah naik 5,52%, Gorontalo 5,58% dan Nusa Tenggara Timur naik 5,37%.

“Saya apresiasi lima provinsi ini karena menyumbang penurunan kasus aktif tertinggi, di saat bersamaan menambah kasus kesembuhan tertinggi pula,” ujarnya seraya menambahkan persentase kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia lebih tinggi sedikit dari dunia. Kesembuhan di Indonesia 89,5% sedang dunia 89,47%. (Diana Runtu)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Terkini

To Top