Indonesia

Ingin Vaksin Covid tapi Belum Punya NIK, Ini Solusinya

Jakarta (cybertokoh.com) –

Pemerintah sedang gencar menggelar vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat. Jika diawal-awal vaksinasi Covid-19 ini mengharuskan warga harus memiliki NIK atau Nomor Induk Kependudukan agar bisa dimasukkan kedalam data base kependudukan, maka kali ini pun masih tetap seperti itu.

Hanya saja bedanya, mereka yang tidak atau belum memiliki NIK dapat segera melapor ke Dinas Dukcapil setempat agar NIK-nya bisa segera diproses dan yang bersangkutan dapat segera mendapat vaksin Covid 19.
Kemudahan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh.

“Masyarakat yang hendak melakukan vaksin tapi belum memiliki NIK segera melapor ke Dinas Dukcapil maupun Dinas Kesehatan setempat. Hal ini supaya penerbitan NIK dapat segera diproses, sehingga bisa dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19,” imbau Zudan.

Dia menjelaskan, dengan laporan tersebut maka Dinas Dukcapil bakal segera memproses NIK yang bersangkutan, agar vaksinasi dapat segera dilakukan. Imbauan ini berkaitan dengan Surat Edaran dari Kementerian Kesehatan terkait Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Masyarakat Rentan dan Masyarakat yang Belum Memiliki NIK. Untuk itu, Dinas Kesehatan perlu terus berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil.

Zudan mengatakan, telah memberikan instruksi ke Dinas Dukcapil di daerah agar segera merespons kebijakan tersebut. Ia mencontohkan kerja kolaborasi yang dapat dilakukan. Menurutnya, bila vaksinasi hendak dilakukan di panti asuhan dan mendapati anak-anak yang belum memiliki NIK, maka Dinas Kesehatan perlu mengajak Dinas Dukcapil untuk membantu pendataan.

“Mengajak Dinas Dukcapil datang ke panti asuhan itu, melakukan pendataan memberikan formulir F-1.01 diterbitkan NIK langsung saat itu juga bisa sambil diproses vaksinasinya, jadi tidak ada yang terhambat,” ujar Zudan. (Diana Runtu)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Terkini

To Top