Kota Denpasar

Sanksi Bagi Pelanggar Prokes Harus Berefek Jera

Denpasar  (cybertokoh.com) –

Tim Yustisi Kota Denpasar yang melibatkan Satpol PP Kota Denpasar , Dinas Perhubungan Kota Denpasar, TNI dan Polri kembali menggelar protokol kesehatan di beberapa titik di Kota Denpasa. Minggu (13/6) penertiban dilakukan di Simpang Tohpati dan Taman Kota Lumintang Denpasar.

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, dalam penertiban itu pihaknya menjaring empat orang yang salah menggunakan masker.  Atas kesalahan yang dilakukan semua  pelanggar diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya.

Menurut Sayoga, dari empat orang yang ditertibkan sebagian beralasan lupa menggunakan masker dan lokasi tujuan dekat rumah. Agar hal tersebut tidak terulang kembali, pihaknya  memberikan sanksi sebagai  efek jera kepada pelanggar dengan diberikan sanksi push up di tempat dan harus menandatangani surat pernyataan tidak melanggar kembali. “Dengan sanksi tersebut sehingga ada efek jera dan  diharapkan tidak mengulangi  kembali,” jelas Sayoga.

Dalam upaya menekan penularan Covid-19, Sayoga mengaku secara  rutin melaksanakan penertiban protokol kesehatan. Setiap penertiban jika ditemukan ada yang tidak menggunakan masker maka akan didenda ditempat. Sedangkan bagi yang salah menggunakan masker akan diberikan pembinaan.

Sayoga  mengaku pihaknya akan  terus mengingatkan dan  mengimbau  masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan. Dengan cara itu penularan Covid-19 dapat dikendalikan.  (Ngurah Budi)

To Top