Edukasi

PTM Saat Covid Meningkat, KPAI: Positivity Rate harus Jadi Pertimbangan Utama

Jakarta (cybertokoh.com) –

Keselamatan siswa harus menjadi priorotas pembukaan sekolah. Satgas Penanganan Covid 19 meminta agar pembelajaran tatap muka (PTM) dapat digelar dengan syarat seluruh guru di sekolah tersebut sudah divaksin dan dipastikan tidak memiliki penyakit komorbid.

Bukan hanya itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga meminta agar penyelenggaraan PTM juga mempertimbangkan kesiapan pemda setempat, sekolah dalam artian infrastruktur Protokol Kesehatan sekolah, juga daerah sebaran Covid 19.

“KPAI mendorong daerah untuk jujur pada data kasus covid 19 di wilayahnya. Ketika membuka madrasah/sekolah tatap muka maka positivity rate Covid-19 di daerah tersebut menjadi pertimbangan utama bagi pemenuhan hak hidup yang di dalamnya termasuk hak sehat para peserta didik. Selain faktor kesiapan infrastruktur dan protokol kesehatan/SOP adaptasi kebiasaan baru (AKB) di satuan pendidikan. Jangan membuka PTM di sekolah/madrasah hanya dengan pertimbangan gurunya sudah di vaksin,” papar Retno Listyarti, Komisioner KPAI Bidang Pendidikan.

KPAI, lanjut Retno, juga mendorong Pemda melibatkan ahli penyakit menular dan IDAI di daerahnya untuk meminta pertimbangan saat hendak memutuskan membuka madrasah/sekolah tatap muka pada Juli 2021 nanti. Jika positivity rate diatas 10% sebaiknya pemerintah daerah menunda pembukaan sekolah tatap muka.

Sementara Prof Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid 19 menegaskan, mengutamakan keselamatan para peserta didik memiliki alasan kuat. Karena data menunjukkan bahwa masyarakat usia sekolah yakni 6 – 18 tahun menyumbang 9,6 persen dari kasus positif nasional. Dan 0,6 persen menyumbang kasus kematian nasional.

“Maka dari itu, penting untuk diingat bahwa kesempatan pembukaan sektor pendidikan ini harus dijaga stabilitasnya secara hati-hati dan terbatas,” ujar Prof Wiku dalam keterangan pers perkembangan kasus Covid 19 di Graha BNPB.

Disebutkannya, meskipun penanganan pandemi Covid-19 mulai terkendali, Indonesia masih berada di tengah ancaman potensi lonjakan kasus dampak dari libur panjang lebaran Idul Fitri.

Sesuai arahan presiden, PTM terbatas diikuti peserta sebanyak 25 persen dari total kapasitas ruang belajar. Dan kegiatan tatap muka, tidak boleh lebih dari 2 hari dalam seminggu dan durasinya maksimal 2 jam pertemuan. Dan pemerintah memastikan kegiatan PTM mengutamakan kesehatan, keselamatan dan keamanan dari peserta didik. (Diana Runtu)

To Top