Bali

Kasus Covid-19 Menurun, Masyarakat Harus Tetap Waspada

Denpasar (cybertokoh.com) –

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan informasi penting terkait dengan perkembangan Covid-19 di Provinsi Bali. Sampai dengan tanggal 2 Juni 2021, perkembangan kasus Covid-19 menunjukkan kecenderungan yang semakin membaik ditandai dengan menurunnya jumlah kasus baru, meningkatnya jumlah pasien yang sembuh, menurunnya angka kematian, dan menurunnya jumlah kasus aktif yang masih diisolasi dan dirawat di Rumah Sakit.

Hal ini terlihat dari data pada bulan Mei 2021, rata-rata munculnya kasus baru mencapai angka 2 digit (di bawah 100 orang per hari) yaitu: 83 kasus per hari, dengan kecenderungan semakin menurun; rata-rata jumlah pasien sembuh 99 orang per hari, dengan kecenderungan yang semakin meningkat; dan, rata-rata kematian 5 orang per hari dengan kecenderungan semakin menurun.

“Pencapaian yang baik ini berkat kerja keras dan usaha bersama Pemerintah Provinsi Bali, Polda Bali dan Kodam IX/Udayana beserta jajaran, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali, dan segenap komponen masyarakat yang sudah tertib dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 sesuai Surat Edaran dan Himbauan Menteri Dalam Negeri RI, Gubernur Bali, dan Bupati/Walikota se-Bali. Bahkan Gubernur Bali melakukan upaya serius secara sakala dan niskala. Kita patut bersyukur atas pencapaian yang baik ini. Pencapaian yang baik ini adalah berkat pelaksanaan program vaksinasi massal berbasis Banjar telah berjalan sesuai target, sehingga jumlah penduduk yang divaksinasi sudah cukup tinggi. Jumlah penduduk yang sudah divaksinasi mencapai 1.325.407 orang (44,18%) untuk suntikan ke-1, dan suntikan ke-2 sebanyak 636.639 orang (21,22%),”  jelas Koster dalam siaran pers Kamis (3/6).

Untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity), jumlah penduduk yang akan divaksinasi adalah sebanyak 3 juta orang (70% dari jumlah penduduk Bali, sebanyak 4,3 juta orang), sehingga diperlukan 6 juta dosis vaksin. Jumlah vaksin yang sudah diterima baru mencapai 2,7 juta dosis vaksin, sehingga masih terdapat kekurangan sebanyak 3,3 juta dosis vaksin. Oleh karena itu, Gubernur Bali akan terus berupaya keras dengan komunikasi dan lobi Bapak Menteri Kesehatan RI supaya target tersebut bisa dicapai paling lambat bulan Juli 2021.

“Dengan membaiknya perkembangan Covid-19 di Provinsi Bali yang terus menurun, sehingga tidak ada lagi zona merah (semua Kabupaten/Kota se-Bali sudah zona orange), telah meningkatkan kepercayaan masyarakat luar untuk berkunjung ke Bali dengan nyaman dan aman. Hal ini terlihat dari data pada bulan Mei 2021 terjadi kecenderungan peningkatan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) menuju Bali dengan jumlah rata-rata per hari dalam seminggu terakhir bulan Mei 2021, melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah mencapai sebanyak 8.228 orang dan melalui Pelabuhan Gilimanuk sudah mencapai sebanyak 10.000 orang,” ungkapnya.

Gubernur Bali juga mengingatkan, walaupun munculnya kasus baru harian di Provinsi Bali telah mengalami penurunan, Kita tidak boleh lengah, Kita tidak boleh mengendorkan disiplin protokol kesehatan, Kita tidak boleh bosan-bosan menerapkan protokol kesehatan, melainkan harus terus waspada dengan penuh disiplin, harus semakin ditingkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan, agar pencapaian yang baik penanganan Covid-19 tetap dapat dijaga, bahkan harus diupayakan menjadi semakin baik, yaitu: munculnya kasus baru Covid-19 semakin menurun, angka kesembuhan semakin meningkat, angka kematian semakin menurun, dan kasus aktif semakin berkurang. (Ngurah Budi)

To Top