Bali

Walau Sudah Divaksin, Jangan Abaikan Protokol Kesehatan

Denpasar (cybertokoh.com) –

Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan sekalipun yang bersangkutan telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap yaitu sebanyak dua kali.

Hal itu disampaikan Wagub saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang digelar DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Provinsi Bali di Gedung Wanita Nari Graha Denpasar, Selasa (11/5).

Menurut Wagub Cok Ace, apa yang disampaikannya sangat penting diperhatikan karena merujuk pada pendapat ahli kesehatan, vaksinasi tidak 100 persen menjamin seseorang terhindar dari paparan virus, hanya saja mereka yang telah memperoleh vaksinasi dosis lengkap akan terhindar dari gejala berat.

Lebih dari itu, mereka juga masih berpotensi menyebarkan virus pada orang-orang yang belum menerima vaksinasi dan kormobid (orang dengan penyakit penyerta). “Saya minta jangan lengah, tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan seperti disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan atau gunakan hand sanitizer, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas,” ujarnya.

Guru Besar ISI Denpasar ini menambahkan, pemerintah pusat hingga daerah terus berupaya mengendalikan penyebaran Covid-19.

Ia berharap angka penyebaran Covid-19 tetap bisa dikendalikan agar pembukaan border internasional dapat dilaksanakan sesuai jadwal yaitu bulan Juli 2021.

Pada bagian lain, Wagub Cok Ace mengapresiasi semangat krama Bali dalam menyukseskan program vaksinasi. Hal ini terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi. “Dimanapun vaksinasi digelar, pesertanya pasti membludak,” cetusnya.

Dukungan dan antusiasme masyarakat itulah yang membawa Bali pada capaian tertinggi persentase vaksinasi secara nasional. Cok Ace menyebut, hingga saat ini 900 ribu penduduk Bali telah memperoleh vaksinasi tahap pertama dan 300 ribu diantaranya telah mendapatkan vaksi dosis lengkap sebanyak dua kali. “Merujuk jumlah penduduk yang menjadi sasaran vaksinasi kita, jumlah ini telah melebihi 25 persen, sementara rata-rata nasional masih di bawah 7 persen,” jelasnya sembari mengatakan bahwa hingga saat ini Bali telah memperoleh total suplai 2 juta dosis vaksin. (Ngurah Budi)

To Top