Badung

Desa Adat Samu Terapkan Prokes Pencegahan Covid-19

Badung (cybertokoh.com) –

Pandemi Covid-19 masih melanda dunia. Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan berdoa dan memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi cepat berlalu.

Krama Desa Adat Samu, Desa Mekar Buwana, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung dengan jumlah krama 280 KK saat melaksanakan upacara keagamaan (pujawali) di Pura Desa/Puseh, Buda Manis Medangsia, Rabu (5/5) menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19. Semua wajib mengenakan masker.

“Jik, ayo pulang, Yoga lupa pakai masker,” ujar Ngurah Yoga kepada ayahnya. Sang ayah pun bergegas bangkit. Mereka pulang untuk mengambil masker. Tak lama kemudian, ayah dan anak ini kembali ke Pura Desa. Masker pun sudah dipakai Ngurah Yoga.

Kesadaran para warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa terus meningkat. Mereka paham salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19 adalah dengan memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah.

“Kami bersama prajuru adat dan dinas selalu mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prokes pencegahan Covid-19. Memakai masker, rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun merupakan hal sederhana yang harus terus dilakukan. Hal yang tak kalah penting, berdoa bersama-sama mohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar gering agung ini segera berlalu,” ungkap Bendesa Adat Samu I Gusti Ngurah Wiratera di sela-sela piodalan.

Ia menjelaskan, mulai persiapan pujawali, krama sudah dibagi berdasarkan regu. Masing-masing regu memiliki tugas dan tanggung jawab. Hal ini merupakan upaya untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Rangkaian pujawali pada Rabu (5/5) mulai pukul 08.00 dilaksanakan melasti ke Taman Beji Pura Dalem dan ngaturang piodalan yang dipuput Ida Pedanda Gria Keniten dari Desa Adat Sigaran.

“Persembahyang saat piodalan juga diatur agar tidak menimbulkan kerumunan. Pemedek pun sembahyang bergiliran sampai sesuhunan mesineb,” ujar Wiratera yang bersama prajuru dan pecalang tak henti-hentinya mengingatkan krama untuk melaksanakan 3M, menggunakan masker, mencuci tangan dengan air dan sabun serta menghindari kerumunan. Tempat cuci tangan pun sudah disiapkan di depan Pura Desa.

Pelaksanaan pujawali ini juga mengacu pada Surat Edaran Bupati Badung Nomor 944/924 tentang Perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/Kelurahan dan Desa Adat dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Kabupaten Badung. Dalam SE yang ditandatangani Bupati Badung Giri Prasta tersebut dijelaskan tentang pelaksanaan upacara adat dan keagamaan agar memperhatikan pembatasan jumlah pelaksana upacara dan agar persembahyangan dilakukan bergilir.

VAKSINASI LANSIA

Selain saat pujawali, tiap ngaturan prani Purnama di Pura Desa/Puseh, Pura Dalem, Pura Mas, dan Bale Banjar pun krama sudah dibagi berdasarkan kelompok. Ada kelompok berdasar letak rumah krama, yakni Umahanyar, Kaja Kangin, Kelod Kangin, dan Dauh Margi.  “Pelaksanaan prani Purnama bergiliran dan prajuru selalu mengingatkan krama untuk memakai masker serta mematuhi prokes,” tegas Wiratera.

Berkaitan dengan pencegahan penyebaran Covid-19, krama Desa Adat Samu khususnya lansia atau yang berusia 60 tahun ke atas sudah mendapatkan vaksin. “Kami sudah menginformasikan ke warga yang berusia 60 tahun ke atas untuk ikut vaksinasi. Syaratnya hanya membawa fotokopi KTP. Warga sangat antusias dengan program vaksinasinasi ini sebagai bagian dari pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Kelian Dinas Banjar Samu I Gusti Agung Swadyaya.

Melalui WA grup Banjar/Desa Adat Samu, terus dinformasikan mengenai jadwal kegiatan vaksin tahap pertama dan tahap kedua. Selain itu, informasi terkini tentang perkembangan Covid-19 juga terus di-update. Semua warga diminta waspada terhadap ancaman Covid-19 yang semakin meningkat. Warga tidak boleh lalai dan terlena. “Tetap patuhi prokes Covid-19. Disiplin harga mati,” tegas Swadyaya. (Ngurah Budi)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Terkini

To Top