Style

Tampil “Stylish” dengan Endek, Ini Saran Desainer

Denpasar (cybertokoh.com) –

Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali /Kain Tenun Tradisional Bali dimaksudkan untuk menggeliatkan UKM yang ada di Bali yang masih mengunakan ATBM (alat tenun bukan mesin) bukan produk luar yang menggunakan mesin yang marak beredar di pasaran dewasa ini.

“Kondisi pandemi  Covid-19 yang memukul sektor ekonomi khususnya Bali yang notebene bergantung pada sektor pariwisata sangat dirasakan oleh masyarakat Bali. Tentu mempengaruhi psikologis masyarakat Bali. Saya kira semeton Bali relatif arif menangapi imbuan surat edaran dari Gubernur,” ujar Dewi Suarjani, desainer sekaligus pemilik butik House of Dewi.

Ia menambahkan awalnya kain tenun endek kesannya kuno dan tua. Seiring perkembangan dunia fashion, kesan itu tidak lagi tertanam di benak si pemakai. “Kain endek juga bisa digunakan untuk berbagai acara,” tegas Dewi seraya memberi beberapa saran dan tips memadupadankan endek.

Endek untuk busana sehari-hari tergantung padu padannya sehingga terlihat lebih gaya dan kekinian. Misalnya dengan pemakaian scarf yang berwarna polos sesuai dengan warna dasar dari endek itu sendiri.

Endek untuk busana  pesta, bisa memakai dress dari bahan endek dengan motif yang coraknya agak kalem, supaya kita bisa menambahkan aksesoris berupa kalung, gelang, cincin. Itu semua dapat mempercantik penampilan dan membuat kesan etnik modern. Untuk cowok, tinggal menambah bros yang sesuai dengan cowok di atas saku. Ini sangat membantu menambah nilai lebih pada si pemakainya. “Hindari penggunaan aksesoris yang berlebihan jika motif dan corak endeknya sudah ramai,” ujar Dewi.

Endek untuk busana ke kantor, bisa pilih atasan untuk blazer atau rompi dari endek yang bermotif dipadukan dengan bawahan polos, rok atau celana panjang.

Endek untuk busana yang bergaya casual, bisa pilih dengan perpaduan atasan polosan dan bawahan dibuat berbagai bentuk sarung yang kekinian. Ini sangat menambah gaya dan stylish penampilan dan tidak membosankan. (Ngurah Budi)

To Top