Style

Tetap Trendi Saat Menjaga Diri

Denpasar (cybertokoh.com) –

Pandemi Covid-19 membuat gaya hidup banyak orang berubah drastis termasuk juga dalam berpakaian atau fashion. Trend fashion yang awalnya hanya bertujuan untuk terlihat stylish mulai bertambah fungsinya. Trend fashion selama pandemi mulai mencari jalan tengah agar orang-orang bisa tetap tampil trendi namun tetap nyaman dan menjaga diri. Hal tersebut diungkapkan salah satu desainer di kota Denpasar Dewi Suarjani, Senin (18/1).

Pemilik Dewi Fashion ini mengatakan,  selama ini pihaknya bergerak di bidang produksi pakaian khususnya seragam untuk karyawana hotel dan restoran. Saat pandemi, banyak hotel dan restoran yang tidak beroperasi karena pariwisata terpuruk. Untuk tetap bertahan dalam situasi ini, pihaknya selalu berinovasi memanfaatkan peluang untuk menciptakan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar. “Kami terus berpikir mencari ide apa yang bisa kami lakukan ditengah situasi ini selain mengencangkan ikat pinggang,”jelasnya.

Menyikapi arahan pemerintah untuk melakukan pembatasan kegiatan masyarakat, perempuan yang berasal dari Buleleng ini memanfaatkan peluang dengan membuat pakaian yang nyaman dan santai digunakan untuk bekerja dari rumah. Daster dan kimono dibuat dengan berbagai corak dan bahan-bahan adem untuk membangkitkan semangat dan energi selama bekerja dari rumah.

“Kalau motif kami lebih memilih alam dan natural sedangkan pilihan warna kami gunakan warna kalem atau pastel agar pengguna tidak cepat merasa bosan dan nyaman menggunakan saat ada di rumah. Cara berpaikan sangat berpengaruh terhadap mood seseorang sehingga kalau mood bagus maka itu juga akan berdampak positif bagi kinerja saat harus bekerja dari rumah,” ungkapnya.

Selain nyaman digunakan di rumah, Dewi Suarjani mengungkapkan model kimono juga bisa digunakan sebagai busana di luar rumah. Dengan memadukan outer dan inner akan menjadi gaya busana yang nyaman dan tetap trendy. “Kalau biasanya pakaian rumahan dibuat dari bahan katun, maka agar tetap bisa digunakan keluar rumah kami gunakan bahan dari poly katun sehingga baju yang kami buat tidak mudah lecek,” paparnya.

Di tengah pandemi Covid-19, tidak hanya memilih busana yang dapat membangkitkan dan menjaga mood saat bekerja tetapi juga tetap melindungi diri dari ancaman virus. Pihaknya juga tetap memproduksi masker kain berbagai model dengan tetap memperhatikan standar kesehatan. Masker kain yang biasa diproduksi adalah masker kain dua lapis dan masker yang bisa diaelipkan tisu.

Selain memproduksi masker dengan berbagai model, pihaknya juga membuatkan masker pelanggan yang menjahit pakaian dari sisa kain yang dibawa. “Memakai masker sudah menjadi hal yang wajib saat ini, untuk itu kami desain masker yang bisa menunjang penampilan pemakainya, meski ditengah pandemi masyarakat masih bisa tampil stylish,” tandasnya. (Wiwin Meliana)

To Top