Jelita

Mau Perawatan Kulit saat Pandemi Covid-19? Ini Solusi Indivara

Denpasar (cybertokoh.com) –

Perawatan kulit dan kecantikan perlu dilakukan secara konsisten dan kontinu. Hal ini perlu dilakukan untuk tetap menjaga keremajaan kulit dan merevitalisasi kulit. Tetapi, di masa pandemi Covid-19 membawa perubahan gaya hidup masyarakat termasuk dalam hal merawat kulit dan kecantikan. Hal tersebut diungkapkan oleh dr. Kadek Trisnadewi, M.Biomed, owner of Indivara Aesthetic, Senin (18/1).

Dokter Kadek Trisna menyebut jika perawatan kulit utamanya kulit wajah harus dilakukan secara rutin, sebab jika perawatan dilakukan ketika ada kerusakan maka untuk memperbaikinya akan sangat sulit. “Perawatan harus dilakukan secara rutin untuk mencegah berbagai permasalahan kulit, kalau sudah terlanjur ada masalah untuk mengembalikan akan sulit,” jelasnya.

Di tengah pandemi, banyak masyarakat yang lebih memilih melakukan perawatan di rumah. Bagi masyarakat yang ingin melakukan perawatan di klinik kecantikannya untuk tidak khawatir dan ragu, sebab pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan sesuai standar dan secara ketat. Sebelum pandemi, semua alat untuk melakukan perawatan selalu disterilkan sebelum digunakan, begitu juga setelah pandemi, penyeterilan lebih ditingkatkan. Ini dilakukan untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan pasien yang melakukan perawatan.

Selain mewajibkan pasien menggunakan masker bedah dan mencuci tangan, juga dilakukan skrining awal pencegahan Covid-19. Penggunaan alat-alat penunjang perawatan juga digunakan sekali pakai seperti bed sheet, shower cap dan spon. “Dulu kami pakai sprei dan handuk, tetapi sekarang kami gunakan yang sekali pakai, dan alat-alat kami sterilkan sesudah digunakan. Penggunaan APD juga diwajibkan untuk petugas yang menangani pasien,” ungkapnya.

Selain penerapan protokol kesehatan secara ketat, dokter Trisna juga membatasi pasien yang dapat berkunjung ke klinik. Pasien yang datang ke klinik adalah pasien yang membutuhkan penanganan dan tindakan secara langsung. Akan tetapi pasien yang hanya membutuhkan konsultasi tetapi tidak perlu melakukan tindakan langsung dapat memanfaatkan konsultasi secara online atau virtual. Cara ini memang telah dilakukan sebelum adanya pandemi untuk memudahkan pelayanan terhadap pasien yang sedang berada di luar kota atau luar negeri. Akan tetapi ketika berkonsultasi secara online ada pasien yang memerlukan konsultasi dan penanganan lebih lanjut, pasien akan diarahkan untuk datang ke klinik. “Saat pandemi intensitas konsultasi ini memang meningkat dari biasanya yang hanya dilakukan secara insidentil,” paparnya.

Untuk mencegah kerumunan, dokter Trisna juga mengarahkan pasien untuk melakukan perawatan dengan sistem booking sehari sebelumnya. Dengan sistem booking, tidak ada pasien yang menunggu di klinik. “Pasien datang bergantian karena kami bisa atur jadwal kehadirannya sehingga tidak memicu kerumunan di klinik,” tandasnya. (Wiwin Meliana)

To Top