Sport

Bersepeda Jadi Gaya Hidup, Ini Harapan Ketua Samas

Denpasar (cybertokoh.com) –

Memiliki tubuh sehat dan bugar adalah hal utama di masa pandemi covid-19 ini. Selain dengan makan makanan sehat, olahraga menjadi penunjang kesehatan.

Bersepeda kembali menjadi trend sebagai olahraga yang digandrungi masyarakat di tengah himbauan pemerintah untuk melakukan pembatasan kegiatan masyarakat dengan menjauhi keramaian dan kerumunan.

Sebelum pandemi, Endra Datta Ketua Samas (Sekretariat Bersama Bersepeda) Bali mengungkapkan sangat sulit membudayakan bersepeda di masyarakat.

Bersepeda pernah menjadi gaya hidup dan tren di tahun 2011. Banyak masyarakat ingin terlihat bersepeda dan mengendarai sepeda. Melalui gerakan Bike to School, pihaknya menggenjot gerakan bersepeda ke sekolah sebagai bentuk keprihatinan terhadap anak-anak yang pergi ke sekolah menggunakan sepeda motor.

“Kami sebagai pecinta sepeda selalu menjaga dan konsisten agar kegiatan bersepeda ini tetap digemari,” jelasnya.

Sempat melandai, meski kegiatan bersepeda tetap konsisten dilakukan oleh pecinta sepeda, Endra Datta mengatakan dirinya tidak menyangka pandemi membuat masyarakat kembali mengemari kegiatan bersepeda.

Ini terlihat dari bertambahnya club-club sepeda dan tingkat penjualan sepeda yang naik secara signifikan. Tetapi, di tengah pandemi pihaknya tidak menyarankan masyarakat yang mulai mengemari sepeda menggelar kegiatan yang menghimpun massa.

“Kami bersyukur ada kesadaran masyarakat untuk hidup lebih sehat dengan bersepeda,” ungkapnya.

Tidak hanya menjadi sebuah tren, bersepeda saat ini juga menjadi gaya hidup. Bersepeda tidak hanya digemari oleh masyarakat biasa tetapi mulai menjadi olahraga yang diminati oleh kalangan artis.

Tidak sekadar untuk berolahraga, harga sepeda yang bervariatif dan cenderung mahal membuat olahraga ini semakin berkelas.

“Harga sepeda berbeda dari yang biasa hingga sepeda lipat yang harganya lumayan, tetapi ini tidak apa yang penting masih positif dan tidak salah jika orang ingin terlihat gaya dan trend” ujarnya.

Endra Datta tidak menampik, jika sebuah trend pasti akan mengalami pasang surut. Tetapi pihaknya yakin jika masyarakat yang benar-benar telah tersentuh kegiatan ini dan termasuk pecinta sepeda maka mereka akan konsisten untuk terus melakukan kegiatan bersepeda dengan ada atau tidaknya trend bersepeda lagi.

“Saya yakin trend bersepeda ini kurvanya akan panjang dan lama turunnya, kalau pun sudah mulai menurun kami akan rancang kegiatan untuk memasyarakatkan kembali kegiatan bersepeda ini,” pungkasnya. (Wiwin Meliana)

To Top