Bali

Ini Tugas Pecalang saat PPKM

Denpasar (cybertokoh.com) –

Keterlibatan pecalang dalam penanganan dan pencegahan penyebaran virus Covid-19 di Bali sangat diharapkan. Sejak awal pandemi, pencalang menjadi garda pertama dalam pengamanan desa adat dalam menjalankan instruksi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Apalagi dengan diterbitkannya Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 01 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat dalam Tatanan Kehiduapan Era Baru di Provinsi Bali, pecalang diharapkan mampu ikuti mensosialiasikan dan mengawasi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Manggala Agung Pasikian Pecalang Bali I Made Mudra, Senin (11/1) .

Mudra mengungkapkan sistem pengamanan dan pengawasan di Bali dengan melibatkan berbagai elemen membuat pemerintah Provinsi Bali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Tetapi pihaknya tidak menampik jika kesadaran masyarakat akan prokes masih kurang, ini dilihat dari kasus lonjakan terkonfirmasi positif Covid-19 yang masih meningkat. “Ini yang perlu kita cari tahu, pengamanan dan pengawasan terus dilakukan tetapi kenapa kasusnya terus meningkat,” jelasnya.

Meski dilibatkan dalam pencegahan penyebaran Covid-19, pihaknya mengakui hanya menjalankan tugas sesuai dengan tupoksi. Pecalang hanya melakukan edukasi untuk menyadarkan masyarakat melakukan gerakan 3 M tetapi tidak memiliki kewenangan dalam melakukan penindakan terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan. “Tugas pecalang tidak sejauh itu, tetapi hanya mengedukasi apa yang menjadi instruksi dari pemerintah daerah maupun provinsi,” paparnya.

Saat ini di Bali memiliki 45.000 pecalang yang tersebar di 1.493 desa adat se-Bali. Dengan jumlah yang sangat banyak itu, pihaknya berharap posko-posko penanganan Covid-19 dan Satgas Covid-19 di tingkat desa dapat dibangkitkan kembali. Aparat desa diharapkan dapat lebih sering turun ke masyarakat untuk mengetahui kondisi wsrganya. “Seharusnya Satgas Covid-19 di tingkat paling bawah yang diaktifkan kembali karena mereka yang lebih tahu kondisi masyarakat,” pungkasnya. (Wiwin Meliana)

To Top