Bali

Masyarakat Agar Disiplin Ikuti Arahan Pemerintah

Denpasar (cybertokoh.com) –

Pemerintah Provinsi Bali terus menghimbau masyarakat untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Operasi penegakan disiplin prokes juga dilakukan untuk mempercepat pemutusan rantai penyebaran Covid-19.

Kasatpol PP Bali I Dewa Nyoman Rai Dharmadi, S.H., M.Si.,  Jumat (8/1) mengungkapkan dengan dikeluarkannya Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 01 Tahun 2021 yang akan berlaku 9 Januari 2021 agar masyarakat secara bertanggung jawab dan disiplin mengikuti arahan dari pemerintah.

Ia mengungkapkan pihaknya bersama TNI, Polri serta melibatkan pecalang dalam melakukan pengawasan, penegakan dan penertiban dalam rangka penerapan SE Gubernur  Bali Nomor 01 Tahun 2021 terkait Kegiatan Masyarakat Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali. Jika dalam penerapannya ditemukan pelanggaran khususnya dalam menjalankan protokol kesehatan pihaknya akan melakukan penindakan sesuai dengan peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.

“Sebelum dilakukan penindakan secara hukum  dengan pemberian denda tentu kami akan lakukan pembinaan-pembinaan, jika beberapa kali diperingatkan tetapi terus melanggar kami akan tindak secara hukum,” jelasnya,

Terhadap dua wilayah di Bali yaitu Badung dan Denpasar yang akan dilakukan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat agar masyarakat secara bersama-sama menjaga kekondusifan wilayah. Di luar wilayah Denpasar dan Badung, masyarakat juga diharapkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pihaknya tidak ingin dengan pembatasan kegiatan masyarakat ini akan memunculkan klaster baru di luar daerah Denpasar dan Badung.

“Denpasar dan Badung diketatkan tetapi kasus terkonfirmasi berpindah ke daerah lain kan sama saja sehingga pengawasan di daerah lain juga harus terus dilakukan,” ungkapnya.

Pihaknya pun telah menggelar rapat terbatas dengan Kasatpol PP se-Bali, Kodam, Korem dan unsur pecalang untuk menyamakan persepsi dan komitmen menekan transmisi lokal di Bali. Dari data yang diterima satgas dimasing-masing kabupaten, angka lonjakan terkonfirmasi Covid-19 banyak terjadi dari klaster keagamaan. Untuk menekan hal ini pihaknya melibatkan unsur pecalang yang mewilayahi masing-masing desa Adat.

“Agama, budaya dan adat menjadi tugas pecalang kami akan mendukung dan memback-up sepenuhnya dengan harapan pecalang juga melakukan tindakan yang tegas sesuai dengan kewenangan wilayahnya,” jelasnya. (Wiwin Meliana)

To Top