Bali

Gubernur Bali Keluarkan SE Nomor 01 Tahun 2021, Ini Isinya

Denpasar (cybertokoh.com) –

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) telah mengumumkan pembatasan di sejumlah wilayah di Indonesia. Bali menjadi salah satu wilayah yang akan dilakukan PSBB secara terbatas karena dinilai kasus terkomfirmasi positif covid-19 masih fluktuatif. Menyikapi himbauan tersebut Gubernur Bali mengambil langkah cepat dengan mengeluarkan Surat Edaran Nomor 01 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

SE Gubernur Bali Nomor 01 Tahun 2021 yang dikeluarkan pada Rabu 6 Januari 2021 ini menekankan kepada pelaku perjalanan dalam negeri yang akan memasuki daerah Bali harus mengikuti ketentuan dengan menunjukkan surat keterangan hasil negative uji swab PCR atau surat keterangan hasil negatif uji rapid test antigen paling lama 7×24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC Indonesia. Surat keterangan dimaksud berlaku selama 14 hari sejak diterbitkan. Selama berada di Bali PPDN wajib memiliki surat keterangan di atas yang masih berlaku, dan untuk PPDN yang akan berangkat dari Bali surat keterangan hasil negative yang dimaksud yang masih berlaku dapat digunakan untuk perjalanan kembali ke Bali. Sementara anak dibawah 12 tahun tidak diwajibkan menunjukkan hasil test negative PCR atau rapid antigen.  “Edaran ini berlaku sejak 9 Januari hingga ada pemberitahuan lebih lanjut,” ungkap Gubernur Wayan Koster.

Selain itu secara tegas dalam SE Gubernur Bali Nomor 01 Tahun 2021 juga menginformasikan kepada setiap orang, pelaku usaha, pengelola, penyelanggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum yang melaksanakan aktivitas agar melaksanakan protocol kesehatan secara ketat dan disiplin. “Bagi yang melanggar ketentuan yang dimaksud maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan Pergub Bali Nomor 46 Tahun 2020,” jelasnya.

Gubernur Koster mengatakan bahwa pembatasan ini akan diberlakukan secara khusus kepada wilayah Denpasar dan Badung. Guna mempercepat pencegahan dan pengendalian covid-19 pihaknya menginstruksikan agar masing-masing kepala daerah mengkoordinasikan dan mengkomunikasikan edaran tersebut. (Wiwin Meliana)

To Top