Indonesia

Pemerintah Larang Kerumunan Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Jakarta (cybertokoh.com) –

Mengantisipasi peningkatan kasus Covid 19 di masa libur panjang Natal-Tahun Baru, sejumlah daerah mengimbau agar warganya tidak mengadakan perayaan Tahun Baru karena berpotensi menimbulkan kerumunan juga meningkatkan kasus Covid 19.  Tidak itu saja, Pemda juga mengimbau warganya agar tidak melakukan perjalanan ke luar kota. Libur Panjang Natal-Tahun Baru sebaiknya berkegiatan di rumah saja.

Keputusan para Kepala Daerah ini sejalan dengan keputusan Pemerintah Pusat yang melarang kerumunan dan perayaan tahun baru di tempat umum. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid 19 di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, yang dilaksanakan secara virtual, Senin (14/12).

Dalam Rakor, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan yang juga Wakil Ketua Komite Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) meminta agar implementasi pengetatan ini dapat dimulai pada tanggal 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

Alasan yang mendasari keluarnya kebijakan tersebut adalah peningkatan kasus secara signifikan yang masih terus terjadi pasca libur dan cuti bersama pada akhir Oktober. “Jumlah angka positif dan angka kematian terus meningkat pasca libur di 8 dan 20 provinsi, setelah sebelumnya trennya menurun,” ujar Luhut.

Dari provinsi-provinsi tersebut, ia menggarisbawahi tren kenaikan di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, Bali, dan Kalimantan Selatan. (Diana Runtu)

To Top