Buleleng

Pelaku UMKM di Buleleng Didorong Tembus Pasar Ekspor

Buleleng (cybertokoh.com) –

Peningkatan kualitas produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus diupayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali. Ini dilakukan guna mendorong pelaku UMKM untuk menembus pasar Ekspor. Hal tersebut diungkapkan oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rousmini saat ditemui usai membuka Pelatihan Kewirausahaan di Hotel Aneka Lovina, Singaraja, Selasa (24/11).

Rousmini menjelaskan salah satu upaya yang dilakukan adalah menyelenggarakan pelatihan secara rutin. Pelatihan yang berkesinambungan digelar oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagperinkop UKM) Buleleng. Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin mendorong para pelaku UMKM yang ada di Buleleng memasarkan hasil produknya hingga menembus pasar ekspor. Selain itu, pelaku UMKM diajak untuk bangkit di masa pandemi covid-19 ini. ”Peningkatan pertumbuhan ekonomi berawal dari UMKM ini. Oleh karena itu, pemerintah memberdayakan dan memberikan penguatan melalui pelatihan ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, melalui pelatihan ini akan ada inovasi-inovasi maupun kreasi produk dari para pelaku UMKM. Untuk mewujudkan itu semua maka Disdagperinkop UKM menggelar pelatihan ini dengan mendatangkan narasumber yang memiliki kompetensi yang luar biasa. Narasumber tersebut juga memiliki keahlian di bidangnya. “Pada pelatihan ini para pelaku UMKM akan dilatih mulai dari cara mengemas produk hingga cara pemasarannya,” ucap Rousmini.

Sementara, Kepala Disdagperinkop UKM Buleleng Dewa Made Sudiarta mengatakan melalui pelatihan ini para pelaku UMKM yang ada di Buleleng tetap tangguh di masa pandemi. Berdaya saing dan mandiri dalam melaksanakan aktivitas usahanya. Di samping itu, perluasan jangkauan penjualan produk juga diajarkan. “Lewat pembuatan katalog produk yang kemudian dipromosikan melalui wadah platform online,” katanya.

Melalui pelatihan yang bertujuan untuk pasar ekspor, semua pelaku UMKM akan diberikan berbagai pengalaman praktik eskpor. Pengalaman tersebut akan diberikan oleh narasumber secara komprehensif. Sehingga para pelaku UMKM Buleleng dapat melihat peluang pasar ekspor. ”Jadi pasar bukan hanya domestik saja akan tetapi juga pasar–pasar luar negeri. Sehingga produk – produk yang dihasilkan dari para pelaku UMKM Buleleng dapat mengenal pasar ekspor,” pungkasnya

Pelatihan kewirausahaan ini digelar selama tiga hari mulai dengan hari Selasa, 24 November 2020 hingga hari Kamis, 26 November 2020. Pelatihan ini mengambil tema “UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Ekspor Guna Mendukung The Spirit Of Sobean” dan diikuti sebanyak 30 pelaku UMKM Buleleng. (Wiwin Meliana)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Terkini

To Top