Buleleng

Pagelaran Seni Virtual, Segini Sanggar yang Dilibatkan

Buleleng (cybertokoh.com) –

Membangkitkan ekonomi masyarakat penggiat seni yang terdampak secara langsung pandemi Covid-19, pemerintah Kabupaten Buleleng akan menggelar pargelaran seni secara virtual awal Desember 2020 mendatang. Kegiatan yang diselenggarakan melalui Dinas Kebudayaan kabupaten Buleleng ini merupakan wujud nyata keberpihakan pemkab Buleleng kepada seniman di masa pandemi. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng Made Dodi Sukma Oktiva Askara, Selasa (24/11).

Dodi Sukma mengungkapkan dimasa pandemi banyak kegiatan kesenian yang pagelarannya diundur bahkan dibatalkan sehingga mempengaruhi pendapatan bagi pelaku seni. Melalui pagelaran seni yang dilakukan secara virtual ini pihaknya berharap dapat memberikan ruang kreasi dan menjaga semangat kreativitas pekerja seni. “Mereka menyambut baik program tersebut dan saat ini sedang menyiapkan garapan proses syuting dan perekaman,” jelasnya.

Sebanyak 14 sanggar seni dari kabupaten Buleleng akan dilibatkan dalam pagelaran yang terdiri atas sangar seni modern, tradisional maupun kontemporer. Pihaknya mengambil hikmah dari pagelaran yang dihelat secara virtual ini, di mana setiap kesenian yang dipertunjukkan akan didokumentasikan melalui media sosial. “Selama ini kami jarang melakukan pendokumentasian karya seni sehingga di skema virtual ini karya seni benar-benar diproduksi dengan perekaman, pengambilan gambar yang baik akan mempengaruhi hasil video akhirnya,” ujarnya.

Kegiatan yang digelar selama sepekan di awal bulan Desember juga akan dirangkaikan dengan bedah buku 100 Motif Tenun dan Ukiran Khas Buleleng yang ditulis oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini mengangkat tema “Adigang, Adigung, Adiguna” yang berarti spirit untuk menjaga budaya dan potensi seni Kabupaten Buleleng karena pandemi Covid-19. Selain itu, pihaknya juga akan memanfaatkan gedung museum Buleleng untuk menggelar pameran tenun dan halaman Dinas Kebudayaan untuk memamerkan ukiran khas Buleleng.

Pada pembukaan acara akan diisi dengan berbagai kesenian tari dari sanggar yang telah ditunjukkan, kemudian 7 hari berikutnya akan disiarkan secara virtual melalui akun facebook dan youtube Dinas Kebudayaan kabupaten Buleleng. Masyarakat dapat menonton pagelaran seni secara live dari pukul 18.00-20.00 setiap hari selama seminggu. “Kami siarkan jam segitu karena ini waktu bersantai bagi masyarakat sehingga dapat menyaksikan sambil istirahat,” pungkasnya. (Wiwin Meliana)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Terkini

To Top