Buleleng

Disdukcapil Buleleng Jemput Bola dengan Taat Prokes

Buleleng (cybertokoh.com) –

Pelayanan publik ditengah pandemi Covid-19 dituntut tetap melayani masyarakat dengan maksimal tanpa mengabaikan penerapan protokol kesehatan. Salah satu pelayanan publik yang tingkat kunjungannya tinggi adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buleleng.

Agar tetap bisa melayani masyarakat ditengah pandemi, Disdukcapil menerapkan kepengurusan dokumen secara online. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buleleng Putu Ayu Reika Nurhaeni, Selasa (3/11).

Ayu Reika mengungkapkan sejak Maret lalu pihaknya telah menerapkan sistem online dalam kepengurusan dokumen. Bahkan untuk mengurangi kunjungan masyarakat ke kantor, pihaknya juga menyarankan masyarakat melakukan pengambilan dokumen yang telah dicetak melalui PT. Pos Indonesia. “Ini opsional, jadi masyarakat yang bisa datang ke kantor silakan, yang tidak bisa melakukan pengambilan melalui Pos,”jelasnya.

Meski mengurangi kontak langsung dengan masyarakat, akan tetapi Disdukcapil tetap memberikan pelayanan prioritas kepada masyarakat yang memerlukan. Pelayanan jemput bola dilakukan untuk mendata masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik dengan mendatangi langsung ke rumah pemohon. Ada dua brand inovasi jemput bola yaitu siap datang ke rumah penduduk (Sidakep) dan siap melayani identitas dan pencatatan sipil (Simelik) yang masih tetap produktif dalam melayani masyarakat Buleleng guna melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan oleh masyarakat di masa pandemi.

Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19 petugas yang melaksanakan pelayanan dilengkapi dengan alat pelindung diri lengkap, kemudian masyarakat yang didatangi juga dilengkapi protokol kesehatan yang ketat, dengan demikian petugas dan masyarakat tetap dalam kondisi sehat dan aman dalam proses penyelesaian dokumen kependudukan.

Reika menjelaskan, di masa pandemi ini pelayanan jemput bola (jebol) tetap dilaksanakan tetapi sedikit berbeda dengan sebelum pandemi Covid-19. Dengan tetap menerapkan prokes Covid-19 seperti mengurangi kerumunan dan kontak langsung dengan masyarakat Disdukcapil Buleleng telah mengubah pola pelayanannya, pada masa pandemi ini perangkat desa atau kepala desa mengumpulkan terlebih dahulu data kelengkapan permohonan dari warga yang akan mengurus dokumen kependudukan di masing-masing desa/kelurahan kemudian dilakukan pengecekan kelengkapan persyaratan dan jumlah permohonan untuk selanjutnya dikerjakan.

Dengan pola seperti itu tidak terjadi kehadiran masyarakat yang mengakibatkan kerumunan pada saat pelayanan. “Jadi tim kami mengerjakan permohonan warga masyarakat yang diajukan oleh perbekal. Setelah selesai permohonan tersebut diberikan kepada perbekel untuk didistribusikan kepada warga masyarakatnya,” jelasnya. (Wiwin Meliana)

To Top