Mozaik

Belanja dari Rumah, Hindari Sentuhan Fisik saat Transaksi

Badung (cybertokoh.com) –

Youth Festival 2020 dengan tema “Pemuda Milenial Bangkit di Era Digital” dilaksanakan 17-25 Oktober 2020. Event ini diharapkan mampu menjadi momentum tumbuhnya kreativitas kawula muda untuk menuangkan ide ke dalam sebuah seni yang kemudian dapat dipasarkan dan dijual.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster saat didaulat sebagai salah satu narasumber Youth Festival 2020 di Atrium Sidewalk Jimbaran, Kabupaten Badung, Sabtu (17/10)  mengatakan dengan kemampuan penguasaan teknologi, generasi milenial harus mampu bersaing memasarkan produk kerajinan tangannya secara online.

“Belajar dari masa pandemi Covid-19 yang mengharuskan kita berbelanja dari rumah agar tidak menimbulkan kerumunan di luar rumah, sehingga ponsel menjadi alat transaksi pemesanan sekaligus pembayaran selain sebagai alat komunikasi. Hal ini tentu sangat mempermudah transaksi dan juga menghindari sentuhan fisik antara satu orang dengan orang lain, termasuk dengan benda (uang kartal),” ujar istri Gubernur Bali Wayan Koster ini. Apa yang diungkapkan ini selaras dengan kampanye Ingat Pesan Ibu: Memakai Masker, Menjaga Jarak & Hindari Kerumuman, serta Mencuci Tangan dengan Sabun.

Ia menambahkan perajin Bali tidak boleh lemah, tidak boleh putus asa bahkan tidak boleh berkeinginan untuk menutup usahanya saat masa pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir. Malah sebaliknya perajin Bali harus mampu menggunakan kesempatan seperti ini untuk mulai berkarya dalam menciptakan inovasi baru yang nantinya dapat memodifikasi model dan ciptaannya yang baru, yang dapat diterima dan tentunya bermanfaat bagi orang lain saat ini dan ke depannya.

“Apabila saat ini kita tidak bisa memasarkan hasil produksi ke luar negeri karena pengiriman yang terhambat, maka sebaiknya kita tetap melakukan pemasaran via online khusus bagi saudara-saudara kita yang ada di dalam negeri, termasuk saudara kita yang ada di Bali,” ujarnya. (Ngurah Budi)

To Top