Edukasi

Bekali Siswa dengan Ketrampilan Bisnis Digital Kreatif

Denpasar (cybertokoh.com) –

WhatsApp bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia meluncurkan program pelatihan bisnis digital. Program yang baru ini untuk membantu lebih dari 1.000 calon pengusaha muda di 12 kota bergabung dalam perekonomian digital Indonesia. Melalui program ini, para siswa akan dibekali dengan keterampilan bisnis digital yang kreatif dan beretika melalui lokakarya daring dan kiat-kiat dari pengusaha yang sukses.

Pengusaha muda yang ikut berbagi cerita kesuksesannya adalah Adi Wahyu Prasetya. Pemuda dari Palu, Sulawesi Tengah ini, membantu ibunya dalam mengelola bisnis bawang goreng milik keluarga yang bernama Hj. Mbok Sri. Adi yang berusia 19 tahun memperkenalkan aplikasi WhatsApp Business kepada keluarganya tahun 2018 silam. Sejak itu, hasil penjualan mereka meningkat secara signifikan dan kini pelanggan mereka datang dari seluruh Indonesia, tersebar ribuan kilometer jauhnya.

Sementara itu, Yafeth Wetipo, pengusaha muda sekaligus pemilik Highland Roastery, Papua menggunakan WhatsApp Business untuk membantu pemasaran kopi di Papua. “Fiturnya sangat membantu dan lebih efektif dan efisien. Pelanggan kami ada di seluruh Indonesia. Pandemi Covid memang memberi dampak, tetapi kami coba maksimalkan promosi lewat medsos,” ujarnya dalam webinar “Menumbuhkan Perekonomian Digital Indonesia Melalui Pemberdayaan Pengusaha Muda”, Selasa (7/7).

Kemitraan yang unik antara WhatsApp dan Prestasi Junior Indonesia ini adalah bagian dari kampanye “BaWA Usaha Aja!” di mana WhatsApp bertujuan untuk terus mendukung ekonomi masyarakat Indonesia melalui digitalisasi.

“Keterampilan digital yang mumpuni itu perlu dimiliki pengusaha muda masa kini. Apalagi di dunia yang serba cepat ini,” kata Karissa A. Sjawaldy, Manajer Kebijakan Publik Facebook Indonesia. Pihaknya senang dapat bermitra dengan Prestasi Junior Indonesia dalam usaha mendidik generasi muda Indonesia untuk menggunakan kreativitas mereka dan memiliki keterampilan kewirausahaan untuk untuk mendorong laju perkembangan perekonomian digital Indonesia.

Karissa menambahkan situasi pandemi mendorong bisnis untuk lebih cepat dalam mengadopsi sarana digital seperti WhatsApp agar dapat bertahan dan berkembang di era normal baru. “Oleh karena itu, kami merasa bahwa kita sedang berada di dalam masa penuh tantangan untuk segera melengkapi calon pengusaha muda agar terampil menggunakan sarana digital untuk berbisnis,” tegasnya.

Disisi lain pemerintah memberi apresiasi program ini. “Kami yakin program pendidikan kewirausahaan ini akan mendorong tercipta dan meningkatnya populasi pengusaha muda yang ‘melek’ digital, calon-calon motor dan agen perubahan besar di masyarakat kita,” kata Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Program ini akan menggarap dan memperkuat karakter kreativitas serta visi kewirausahaan anak-anak muda sejak dini, yang dipadukan dengan peningkatan kemampuan digital. Wikan melihat jelas bahwa program ini adalah investasi cerdas untuk melahirkan generasi pengusaha muda Merah-Putih Tangguh. Merekalah yang kelak menyumbangkan partisipasi signifikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

“Kita semua tahu bahwa beberapa wilayah di Indonesia masih kurang memiliki akses konektivitas,” kata Robert Gardiner, Co-Founder dan Penasehat Akademik Prestasi Junior Indonesia. “Namun, WhatsApp menyediakan teknologi untuk berkomunikasi dengan mudah dan dapat dipakai oleh siapapun di Indonesia. Bahkan, jika siswa kami tidak memiliki ponsel pintar yang canggih atau koneksi yang stabil sekalipun, mereka masih dapat menggunakan WhatsApp untuk memulai dan mengelola bisnis mereka,” ujarnya.

“Sebagai bagian dari program pelatihan WhatsApp Business, Prestasi Junior Indonesia membuat akun WhatsApp Business sendiri yang menampilkan galeri keanekaragaman bisnis alumni dan siswa, mulai dari bisnis F&B, kecantikan, hingga pertanian. Akun ini dibuat untuk membantu mereka terhubung dengan calon konsumen mereka,” imbuh Utami Anita Herawati, Manajer Program Wilayah Barat Prestasi Junior Indonesia. (Ngurah Budi)

To Top