Edukasi

Undhira Bersiap Menyambut New Normal

Badung (cybertokoh.com) –

Pelaksanaan proses pendidikan dari tingkat PAUD sampai perguruan tinggi sejak munculnya wabah Covid-19 sangat berdampak bagi dunia pendidikan. Dampak tersebut antara lain pembelajaran offline berubah menjadi online dengan menggunakan media sosial yang ada.

Work from home atau bekerja dari rumah tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat yang mempercayakan putra-putrinya ke Universitas Dhyana Pura juga dilakukan, demi terhindar menyebarnya Covid-19 di lingkungan kampus.

Tenaga pendidik pun melakukan perkuliahan online sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya, seperti pelaksanaan Ujian Tengah Semester, UAS, Ujian proposal, skripsi dan hal lain yang berkaitan dengan administrasi yang harus dipenuhi oleh mahasiswa maupun dosen.

Untuk penanganan Covid-19 di lingkungan kampus, khususnya di intern kampus Dhyana Pura, ada beberapa kegiatan yang dilakukan. Pertama, melakukan penyemprotan disinfektan di setiap sudut seluruh ruangan.

Kedua, melakukan social distancing dan work from home bagi dosen,pegawai dan mahasiswa dengan mengikuti protokoler atau aturan yang dikeluarkan oleh Rektor Univeristas Dhyana Pura Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE.,MMA.,MA yang wajib diikuti dan ditaati oleh seluruh civitas Universitas Dhyana Pura.

Ketiga, di areal kampus disediakan air kran cuci tangan, sabun dan hand sanitizer, bahkan pendaftaran mahasiswa baru pun dijamin aman, karena suhu badan calon mahasiswa atau yang mengantar suhu badan diukur dengan alat pengukur suhu yang disediakan oleh panitia.

Keempat, seluruh pegawai diberikan masker khas dari Universitas Dhyana Pura melalui bagian personalia. Kelima, beberapa spanduk tentang kawasan menggunakan masker juga dipasang sebagai di areal kampus sebagai langkah nyata menyiasati merebaknya wabah Covid-19.

Pelaksanaan masa bekerja dari rumah (working from home) bagi Undhira sejak munculnya wabah Covid-19 hingga saat ini tetap berjalan lancar dan bisa diikuti oleh mahasiswa dengan memanfaatkan media online antara lain portal E-Campus, google classroom, zoom serta media sosial lainnya.

Melalui LPPM, dosen Undhira juga membuat tutorial video tentang menjaga kesehatan antara lain bagaimana mencuci tangan yang benar, sehingga video ini juga bisa menjadi media edukasi bagi masyarakat yang dapat diunggah melalui media sosial.

Dalam rangka mencegah penularan Covid-19 kegiatan ekstern yang ikut dilakukan oleh Universitas Dhyana Pura adalah (1) menyerahkan cairan desinfektan racikan LPPM sebanyak 132 liter, bantuan tunai sebesar Rp 2.000.000 melalui APTISI Wilayah VIIIA kepada SATGAS COVID 19 Provinsi Bali, (2) menyerahkan cairan desinfektan (racikan LPPM) sebanyak 60 liter kepada Desa Dalung, (3) menyerahkan cairan desinfektan (racikan LPPM) sebanyak 20 liter kepada Kelurahan Sading, (4) memberikan bantuan paket sembako kepada mahasiswa yang berasal dari luar Bali berdasarkan laporan diri mereka yang memang benar tidak memiliki bahan makanan, (5) turut serta dengan pemerintas desa Tibubeneng melakukan penertiban penggunaan masker khususnya bagi wisatawan asing pada Sabtu, 23 Mei 2020.

Dengan telah dilakukannya kegiatan oleh Universitas Dhyana Pura baik intern maupun ekstern, maka langkah selanjutnya yang kami harapkan adalah kegiatan nyata yang sinergis antara pihak dunia pendidikan termasuk Universitas Dhyana Pura dengan pemerintah dan swasta, agar masyarakat atau orang tua peserta didik atau mahasiswa yang terdampak Covid-19 dapat melangsungkan pendidikan putra-putrinya.

Langkah nyata pemerintah provinsi Bali melalui Gubernur Koster yang memberikan subsidi bagi SD, SMP, SMA/SMK swasta, dan PTN serta PTS di Bali, termasuk 100 orang subsidi bagi mahasiswa Universitas Dhyana Pura dengan nilai satuannya 1,5 juta per orang sudah tepat, sebab bagaimanapun juga kelangsungan pendidikan bagi generasi muda Bali tidak boleh diabaikan. Aksi sejenis tentu dapat dilakukan oleh seluruh Bupati/Walikota yang saat ini mempunyai putra daerah melanjutkan tingkat pendidikan di seluruh perguruan tinggi di Bali termasuk yang sedang melanjutkan pendidikan di

“Dengan aksi yang bersinergi dan tanpa memandang perbedaan kita harus pastikan bahwa pendidikan anak-anak kita, khususnya di tingkat perguruan tinggi tidak akan mengalami DO,” ujar Rektor Universitas Dhyana Pura, Dr. I Gusti Bagus Rai Utama yang juga tetap memberikan spirit kepada dosen, pegawai di lingkungan kampus Universitas Dhyana Pura.

Selanjutnya Rektor Universitas Dhyana Pura telah membuat draft Protokol Kesehatan Lingkungan Kampus (PKLK) yang terdiri atas Protokol I-V. Referensi dari draft protokol ini antara lain bersumber dari berita acara rapat teleconference pimpinan L2DIKTI Wilayah VIII bersama pimpinan PTS se-Provinsi Bali Nomor 1348/LL8/OT/2020. Bagi civitas Universitas Dhyana Pura tentu draft tersebut salah satu tujuannya adalah untuk menyambut New Normal guna menjaga stabilitas pelaksanaan perkuliahan.

Dengan draft ini diharapkan semua civitas Universitas Dhyana Pura yang mempunyai 15 program studi dengan asal mahasiswa hampir dari seluruh propinsi di Indonesia, akan dapat melangsungkan perkuliahan dengan aman, nyaman dan kesehatannya bisa terjaga dengan baik. Draft ini telah disosialisasikan secara online, sebab new normal adalah menyangkut perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas keseharian secara normal dengan tambahan penerapan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan penyakit, antara lain penularan Covid-19.

Ditengah sibuknya melayani pendaftaran calon mahasiswa baru, Univeristas Dhyana Pura sebagai lembaga pendidikan yang sudah diakui eksistensinya oleh masyarakat Bali tetap berharap dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan serta memanjatkan doa ke hadapan Tuhan, semoga situasi dan kondisi yang dirasakan hampir oleh seluruh umat manusia di belahan dunia ini akan cepat berlalu, sehingga situasi dan kondisi pulih kembali seperti semula. (rls/Ngurah Budi)

To Top