Sekitar Kita

Ketua DPD PUTRI Bali Bersurat ke Gubernur, Ini Alasannya

Denpasar (cybertokoh.com) –

Ketika pandemi Covid-19 terjadi di Bali, objek-objek wisata pun ditutup. Salah satunya wisata satwa, ini tentu akan berpengaruh pada banyak hal. Mulai dari pengadaan pakan hingga persoalan sustainability-nya. Apalagi jika hal ini berlangsung lama. Begitu disampaikan Ketua DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali, IGA A Inda Trimafo Yudha.

Dikatakan oleh pemilik usaha Pod Bali Chocolathe dan pengelola Bali Elephant Camp di kawasan Carangsari, Petang, Badung ini, gajah-gajah yang ada disana sengaja dibawa ke Bali dalam rangka program pemerintah untuk melestarikannya. Saat pengunjung menaiki mereka, itu berarti mereka turut membantu satwa ini tetap lestari. Dan saat ini ada 3 bayi gajah di sana. Lantas mungkinkah itu, jika kondisi kegiatan ekonomi di sana.

Kalau kondisi masih tiarap seperti sekarang, lanjut anggota DPRD Badung ini, apakah yang namannya sustainability satwa-satwa yang dilindungi ini bisa berlangsung. Bukan hanya ada kelinci dan ayam semata di taman satwa yang ada di Bali ini, tapi juga ada kuda nil, badak bercula satu dan masih ada ribuan lagi spesies yang lainnya. Mereka juga harus tetap diberi makan. Karena itulah ia bersama anggota PUTRI Bali tengah menyiapkan surat untuk Gubernur Bali.

Mengenai gajah-gajah yang ada di Bali Elephant Camp, Carang Sari, Inda mengatakan untuk biaya memberi makan, pemeriksaan dokter, pembelian obat, termasuk pegawainya yang mengurus gajah tersebut, ia harus menguras koceknya sendiri. Dan, menurutnya semua pengusaha wisata satwa yang ada di Bali juga merasakan berat untuk penyediaan pakannya. Ia menyebutkan biaya untuk taman satwa mulai dari 100 juta hingga miliaran rupiah perbulannya.

Bicara taman satwa, Inda menyebutkan ada dua yakni Perhimpunan Kebun Bintang Indonesia, yang berpartner dengan BKSDA. Member PUTRI ada Taman Safari, ada juga taman satwa milik masyarakat yang dikelola oleh Bendesa Adat seperti Monkey Forest Ubud, Uluwatu dan Sangeh dan semuanya juga perlu makan. Selain itu, Inda juga menyampaikan bahwa ia tak memungkiri dari 50 member PUTRI Bali yang sementara ini tercatat, cukup banyak yang merumahkan pegawai mereka. (Sri Ardhini)

To Top