Edukasi

“Corona Mencari Tempat Bermain”

Buleleng (cybertokoh.com) –

Di tengah merebaknya pandemi Covid-19 sejak pertengahan Maret lalu, segala aktivitas masyarakat memang dibatasi. Hal ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Salah satu aktivitas yang dibatasi adalah kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di sekolah. Akan tetapi agar siswa tetap aktif belajar, guru diminta memberikan materi secara online atau dengan sistem daring.

Pembatasan aktivitas dengan himbauan stay at home juga dimanfaatkan secara produktif oleh pengajar yayasan Gemah Ripah Pacung (BSB bali) Ni Luh Wanda Putri Pradanti. Sebagai seorang tenaga pendidik, ia juga merasakan keresahan akibat wabah pandemi Covid-19. Ingin rasanya berkontribusi untuk membantu dalam mengedukasi cara menjaga diri untuk mengurangi risiko terpapar virus corona. “Jadi, saya merancang sebuah cerita yang mengambil sudut pandang si corona. Cerita ini saya beri judul Corona Mencari Tempat Bermain,” ungkapnya.

Judulnya dibuat seperti itu, menyesuaikan dengan jenjang target pendengar, yaitu anak-anak. Dalam cerita, terdapat beberapa informasi sederhana mengenai apa itu corona, bagaimana dia bisa bertahan ‘hidup’, bagaimana penyebaran ke manusia, apa akibatnya bila corona ada didalam tubuh, serta cara menjaga diri agar tidak terpapar virus ini. “Khusus untuk cara menjaga diri, dikemas dalam sebuah lagu yang menggunakan nada dari lagu anak-anak yang berjudul Burung Hantu,” imbuhnya.

Lebih lanjut, perempuan yang akrab disapa Wanda ini mengatakan jika cerita ini tidak didesain untuk memberi seluruh informasi mengenai corona yang diceritakan melalui sebuah video sederhana namun menarik. Cerita lebih menekankan kepada pemberian wawasan dasar dan juga sebagai sarana untuk memantik keingintahuan pendengar mengenai corona. “Sudut pandang sebagai corona saya ambil, sebetulnya untuk membantu anak berusaha menganalisis atau berpikir secara kritis, sebagai pemantik untuk diskusi lebih dalam bersama orang dewasa apakah virus ini merugikan atau tidak, berbahaya atau tidak, dan sebagainya,” tambahnya.

Dalam cerita, Wanda menggambarkan bahwa Corona sebenarnya hanya ingin mencari tempat untuk bermain, tetapi dia malah membuat manusia sakit. “Konflik yang saya munculkan adalah ketika corona egois ingin mendapatkan tempat bermainnya, dan membiarkan si manusia yang dijangkitnya tetap sakit. Tapi, dia malah menyanyikan lagu favoritnya, sebuah lagu tentang tips untuk membantu mengurangi risiko terkontaminasi corona,” pungkasnya.

Selain cerita mengenai Corona di atas, beberapa cerita juga divisualisasikan melalui sebuah video menarik melalui halaman Baca Cerita Iluh Buleleng. (Wiwin Meliana)

To Top