Bunda & Ananda

Ini Pesan Menteri Bintang Puspayoga untuk Anak Indonesia

Jakarta (cybertokoh.com) – 

Sahabat perempuan dan anak, tahukan Anda bahwa sebanyak 58,4% anak merasa tidak senang saat menjalani proses belajar di rumah karena saat pandemi Covid-19. Kenapa demikian?

Beberapa waktu lalu, melalui koordinasi online, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga, bersama pimpinan dan staf jajaran Komisi Perlindungan Anak Indonesia berdiskusi. Mereka membicarakan mengenai tantangan dan bagaimana cara menyikapi kondisi wabah Covid -19.

Berdasarkan hasil survei Ada Apa dengan Covid-19 (AADC-19) yang dilakukan oleh Kemenpppa melalui forum anak nasional dengan responden 717 anak dari 29 provinsi di Indonesia, 98,7% responden mengganggap gerakan dirumahaja sangat penting untuk dilakukan. Sayangnya, 58,4% dari seluruh responden merasa tidak senang menjalani proses belajar di rumah karena kurangnya interaksi bersama teman-teman.

Menurut Susanto, Ketua KPAI, laporan pengaduan yang beragam akibat kondisi ini didominasi oleh aduan terkait pendidikan, diantaranya tugas yang terlalu berat dengan batas waktu penyelesaian yang singkat, terbatasnya sarana dan prasarana komputer, laptop, PC, dan kuota, serta aduan terkait pengasuhan anak di dalam keluarga, khususnya yang memiliki anak lebih dari satu orang.

Disamping itu, kata Bintang Puspayoga , ia mengapresiasi kebijakan Kemendikbud yang membuat tayangan program ‘Belajar dari Rumah’ di TVRI. Begitu juga dengan perizinan penggunaan dana BOS untuk membeli kuota sehingga dapat menjadi salah satu solusi yang mendukung program belajar anak. “Kita tentu harus tetap bersinergi untuk membantu seluruh anak Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid–19 ini, hingga kembali normal. Sabar dan tetap giat belajar anak-anakku, demi masa depan Indonesia yang baik di tangan Anda,” katanya. (Sri Ardhini)

To Top