Buleleng

Pantau Lagi Pekerja Migran yang Karantina Mandiri

Buleleng (cybertokoh.com) –

Berbagai upaya telah dilakukan pemkab Buleleng untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Setelah melakukan karantina terhadap Pekerja Migran Indonesia yang kembali ke Buleleng dan memberi informasi yang bersifat himbauan, Pemkab akan lebih tegas dalam memantau PMI yang kembali ke Buleleng. Hal tersebut diungkapkan Bupati Buleleng sekaligus Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Buleleng seusai melantik pejabat struktural dan fungsional jenjang utama di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati, Kamis (23/4) .

Pada kesempatan tersebut juga, Bupati PAS meminta seluruh pimpinan SKPD di Lingkup Pemkab Buleleng agar menginstruksikan seluruh jajarannya untuk ikut mengidentifikasi beberapa Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Buleleng yang lolos dari pantauan. Beberapa PMI tersebut ada yang melakukan karantina mandiri setelah pulang dari luar negeri melalui bandara. Kemudian pulang ke Buleleng lepas dari pantauan. “PMI yang pulang turun melalui bandara Jakarta lalu pulang ke Bali melalui jalur laut tiba-tiba sudah di rumah tanpa karantina. Ini yang perlu kami pantau lagi, ” jelasnya.

Rencananya ke depan GTPP Covid-19 Buleleng akan melakukan rapid test besar-besaran khususnya terhadap PMI yang melakukan karantina mandiri di desa masing-masing. “Ini untuk adik-adik PMI yang kedatangannya 25 hari kebawah, jadi nanti setelah tanggal 30 April ini himbauan-himbauan yang sudah kita gariskan akan dipertegas lagi aturannya,” imbuhnya.

Bupati PAS akan berkoordinasi dengan pihak Polres untuk menyusun sanksi tegas terhadap PMI yang tidak disiplin atau melanggar aturan pemerintah dalam upaya pemutusan rantai Covid-19 di Buleleng. “Selama ini himbauan sifatnya persuasif tetapi kalau masih ada yang melanggar kami akan tindak tegas, ” pungkasnya. (Wiwin Meliana)

(Visited 1 times, 1 visits today)

Terkini

To Top