Sekitar Kita

Penggunaan Masker Wajib untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Denpasar (Bali Post) –

Ditengah merebaknya kasus Covid-19, Wali Kota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra mengajak masyarakat Kota Denpasar turut berperan aktif memutus rantai penularan Covid-19. Diantaranya dengan selalu menggunakan masker, tetap di rumah saja jika tidak ada kepentingan mendesak serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pemkot Denpasar juga menggandeng stakeholder terkait lainnya dalam mengoptimalisasikan gerakan memakai masker bagi masyarakat. Salah satunya sosialisasi melalui sosial media. Bahkan, melalui K3S Kota Denpasar yang dikomandoi Ny. IA Selly Rai Mantra telah melakukan gerakan 10.000 masker, disamping menggalang bantuan dana CSR dari perusahaan swasta dan kemudian menyalurkan kepada masyarakat. Seperti pedagang di pasar tradisional, tukang parkir dan lainnya yang rentan penularan Covid-19

“Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, perlu semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin. Mulai dari memakai masker di tempat terbuka, karena penggunaan masker memiliki dua fungsi. Yakni, pertama bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/droplet akan tertahan oleh masker, sehingga percikan tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Kedua, bagi yang sehat, akan terhindar (terutama hidung, mulut dan mata) dari percikan orang lain,” jelasnya.

Wali Kota Denpasar, Rai Mantra didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar yang juga Jubir Satgas Covid-19 Kota Denpasar, Dewa Gede Rai mengatakan, masker yang dianjurkan digunakan masyarakat tidak perlu masker medis atau masker N 95, cukup masker kain. Dan, masyarakat juga dihimbau berperan aktif menjaga ketersediaan masker di pasaran dengan tidak melakukan penimbunan ataupun pemborongan.

Rai Mantra menambahkan, ada beberapa aturan mengenai penggunaan masker yang harus diketahui oleh masyarakat. Yakni sebelum menggunakan masker, alangkah baiknya mencuci tangan dengan air bersih mengalir serta sabun dan gunakan masker hingga menutupi mulut dan hidung. Pastikan tidak ada celah terbuka antara masker dan wajah. Hindari menyentuh masker saat memakainya. Jika tidak sengaja menyentuhnya, segera cuci atau bersihkan tangan dengan air bersih beserta sabun.

“Dengan memakai masker, masyarakat akan terhindar dari virus yang ditularkan melalui cairan atau droplet saat penderita batuk atau bersin. Karena penularan terjadi melalui hidung, mulut ataupun mata. Sehingga jika mulut dan hidung kita tertutup masker, kemungkinan tertular lebih kecil,” kata Rai Mantra. Ia juga mengatakan sudah meminta kepada satgas Desa/Kelurahan agar memperketat mengawasi masyarakat di lingkungan, dan mewajibkan mereka yang melintas keluar rumah agar memakai masker

Selain penggunaan masker, Rai Mantra juga menyarankan agar membuat standar operasional prosedur (SOP) kesehatan sendiri di rumah selama pandemi Covid-19. Di antaranya dengan melakukan physical distancing atau menghindari kerumunan serta mulai bekerja dari rumah (work from home) serta meminimalisir berpergian keluar rumah apabila tidak terlalu penting.

“Mari tingkatkan kewaspadaan dan lebih disiplin mengikuti arahan pemerintah. Saya minta masyarakat tetap tenang, agar imun tubuh terjaga. Juga diminta dengan adanya kasus ini agar masyarakat lebih jujur jika memiliki riwayat dari negara terjangkit atau daerah terjangkit. Tetap waspada dan disiplin dalam mengikuti protokol kesehatan,” jelasnya. (Sri Ardhini)

To Top