Buleleng

Gejala PDP Covid-19 Berbeda-beda. Ini Penjelasannya

cybertokoh.com – Pemkab Buleleng selalu meng-update perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng. Hingga saat ini di Buleleng terdapat 4 PDP yang telah terkonfirmasi positif Covid-19. Hal tersebut diungkapkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat memberikan keterangan persnya secara online, Kamis (2/4) sore.

Pihaknya menjelaskan PDP tersebut merupakan pasien dari kasus 03, 06, 07, dan 08. Pasien 06, 07 dan 08 merupakan pasien yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien 03. Bupati PAS yang juga Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 di Buleleng menambahkan jika pasien 03 telah dilakukan 4 kali test swab dengan hasil tes pertama dan kedua positif dan sedang menunggu hasil ketiga dan keeempat. Pasien 06 dan 07 telah dilakukan tiga kali tes swab dengan hasil tes pertama positif dan sedang menunggu hasil kedua dan ketiga sedangkan pasien 08 telah dilakukan test dua kali.

Keempat PDP tersebut dalam kondisi yang berbeda-beda yakni PDP 3 tidak ada gejala, PDP 6 dan PDP 8 sakit tenggorokan, PDP 7 masih mengalami mual. “Secara umum kondisi PDP dalam keadaan baik, “ujarnya.

Untuk diketahui, keempat PDP telah dipindahkan ke Rumah Sakit Pratama Giri Emas Rabu 1 April 2020. Hal ini untuk melakukan isolasi secara khusus terhadap pasien covid-19 sehingga  ruang Lely RSUD Buleleng tidak tercampur dengan pasien umum lainnya. “Sudah kami pindahkan agar tidak bercampur dengan pasien lainnya, ” jelas Bupati PAS

Sementara itu jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) saat ini berjumlah 130 orang dengan rincian OTG dari PDP 6 yang sudah terkonfirmasi sebanyak 109 orang. OTG dari PDP 8 yang sudah terkonfirmasi dari hasil tracing terbaru di lapangan dan sudah dilakukan rapid tes dengan hasil negatif 1 orang. OTG dari PDP 3, PDP 5 dan PDP 7 yang masih dipantau dan dikarantina mandiri di rumah masing-masing sebanyak 16 orang. Untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 4 ODP yang sebelumnya dari PDP 6 yang sudah terkonfirmasi berubah status menjadi OTG.

Saat ini juga sedang dilakukan pemantauan terhadap pelaku perjalanan wilayah terjangkit dan wilayah transmisi lokal (tanpa gejala). Jumlah kumulatif saat ini sebanyak 836 orang dengan 307 orang telah berakhir dalam masa pantau 14 hari. Sehingga sisa yang masih dipantau sebanyak 529 orang dengan rincian 417 pekerja kapal pesiar, 37 TKI lainnya, Warga Negara Asing (WNA) 1 orang, pulang dari luar negeri 12 orang, dan orang yang datang dari daerah transmisi lokal sebanyak 43 orang. (Wiwin Meliana)

To Top