Edukasi

Disdikpora Buleleng Fokus US setelah UN Ditiadakan

cybertokoh.com – Sesuai dengan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19), maka Ujian Nasional untuk tahun 2020 ditiadakan. Kegiatan Belajar Mengajar yang biasanya dilakukan di sekolah, kini hanya dilakukan di rumah dengan sistem dalam jaringan (daring), mengingat siswa dan guru tidak boleh berkumpul untuk mencegah penyebaran virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng Made Astika mengatakan, dengan ditiadakannya Ujian Nasional maka sudah pasti tidak menjadi syarat kelulusan. “Terkait proses penilaian tentu sudah diatur juga bahwa itu merupakan akumulasi dari semester 4,5 dan 6. Kemudian target pembelajaran di akhir tahun, guru atau kepala sekolah tidak diperkenankan untuk menuntut ketuntasan kurikulum,” jelasnya.

Sekdis Astika menambahkan persiapan Ujian Sekolah sudah dilakukan jauh-jauh hari mulai dari penyusunan soal hingga pencetakan soal ujian pada Bulan Februari. Karena belum ada batasan waktu terkait penanggulangan virus corona maka pihaknya masih menunggu intruksi lebih lanjut dari pemerintah pusat. “Saya pikir sekolah pasti punya alternatif lain, baik dalam bentuk test atau yang lain, jika memang april akan dilakukan US kita sudah punya bank soal untuk dilakukan proses penilaian di sekolah,” ucapnya.

Lebih lanjut disebutkan rentang waktu pelaksanaan ujian sekolah masih menjadi rambu-rambu karena ujian sekolah masih ditunda. Sementara itu guru-guru harus mempersiapkan diri untuk mengikuti kebijakan pelaksanaan ujian sekolah. (Wiwin Meliana)

To Top