Sehat

Amankah Disinfektan untuk Kulit? Ini Penjelasannya

cybertokoh.com – Saat ini banyak dijumpai orang menyemprotkan disinfektan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Di sisi lain, ada himbauan melarang untuk menyemprotkan langsung ke badan seseorang karena membahayakan. Berikut penjelasan Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK(K), FINSDV, FAADV mengenai apa saja efek disinfektan ke kulit.

Menurut dr. Darma disinfektan adalah sebutan bagi larutan atau zat kimia tertentu yang dapat membunuh bakteri atau mikroorganisme yang ada pada suatu objek tertentu. Sehingga, penggunaan disinfektan ini memang penting untuk mencegah infeksi, dan bisa digunakan secara luas pada kulit atau berbagai alat kesehatan.

Pada kulit normal tidak ada efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan disinfektan ini. Tetapi jika kondisi kulit Anda terdapat luka terbuka, bisa menyebabkan terjadinya iritasi pada kulit. Atau, pada beberapa orang dengan kulit sensitif bisa menimbulkan reaksi alergi terhadap bahan dari disinfektan tersebut

Dikatakan oleh pemilik DNI Skin Centre ini, iika timbul gejal seperti gatal, merah, perih setelah paparan disinfektan, Anda bisa mencuci dengan air mengalir dan menggunakan obat antiinflamasi.

Sedangkan ditanya tips melindungi kulit dari efek cairan disinfektan, dr. Darma menyampaikan bahwa umumnya tidak ada efek berbahaya setelah kulit terpapar disinfektan. “Namun, jika Anda merasa tidak nyaman, seperti kulit terasa kering, Anda bisa mengoleskan pelembap kulit,” cetusnya.

Selanjutnya dr. Darma mengatakan disinfektan yang mengenai kulit tidak dapat masuk ke pori-pori kulit ataupun masuk ke pembuluh darah. “Sehingga, jika ada efek samping, hanya muncul di permukaan tubuh, dan tidak ada efek sistemik di dalam tubuh,” pungkasnya. (Sri Ardhini)

To Top