Edukasi

Ini Tantangan “Learning from Home”

cybertokoh.com – Dari sisi psikologis, ada adaptasi waktu/jadwal, setting belajar dan metode yang digunakan ketika siswa belajar di rumah. Learning from home atau belajar dari rumah akan jadi tantangan ketika anak harus mengenal metode belajar yang baru, misal dengan aplikasi tertentu dan cara mengajar jarak jauh yang tidak terpantau langsung oleh guru.

“Beberapa anak mungkin suka karena media belajarnya jadi lebih seru dan menarik, tapi tidak menutup kemungkinan beberapa anak juga belajar untuk menyesuaikan diri dengan metode yang baru. Sisi positifnya anak juga orangtua jadi belajar tentang hal baru menjadikan tambahan wawasan/informasi juga pengalaman, budaya literasi teknologinya juga berjalan,” ujar Made Padma Dewi Bajirani, M.Psi., Psikolog terkait penerapan learning from home untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Ada pula tantangan lain seperti beberapa anak yang belum terbiasa akan butuh waktu dalam proses belajar, kadang menjadikan konsentrasi dan suasana hatinya kurang baik. Tidak dimungkiri, kalau belajar di rumah hal-hal yang mengalihkan fokus cukup banyak seperti aktivitas anggota keluarga, ruangan belajar di kamar tidur, televisi, hp, gawai atau media hiburan lainnya yang akan mengalihkan perhatian anak saat belajar.

Membuat kesepakatan batasan waktu/jadwal belajar bisa jadi solusi tantangan tersebut. Orangtua juga mungkin bisa kooperatif ketika anak sedang belajar misalnya dengan mendampingi. “Tantangan lain, anak yang terbiasa bersosialisasi dengan teman-temannya akan merasa ‘ada yg kurang’ ketika belajar di rumah. Biasanya belajar bersama, berinteraksi, bercanda, bahkan menghabiskan waktu istirahat sekolah dengan bermain bersama akan menjadi hal yang dirindukan ketika sedang belajar di rumah.

“Positifnya, waktu bersama keluarga lebih banyak. Interaksi lebih terbangun dengan melihat proses belajar anak. Hal ini bisa membangun kelekatan antara orangtua dan anak dengan lebih positif. Orangtua juga jadi lebih mudah mengawasi anak di rumah sekalipun orangtua juga punya tanggunh jawab work from home,” ujar Psikolog Klinik Utama Bunga Emas ini. (Ngurah Budi)

To Top