Sekitar Kita

Ingatkan Keluarga untuk Tidak “Panic Buying”

cybertokoh.com – Begitu mendengar  ada virus korona di bulan Januari lalu, yang dilakukannya  pertama kali adalah  segera mencoba mencari  informasi sebanyak mungkin. Ia bukan hanya sedih melihat banyaknya korban, tapi juga takut,  cemas, waswas dan takut kalau wabah virus itu akan masuk Indonesia. Ternyata wabah memang sampai ke Indonesia. Begitu disampaikan Bintang Mira, pemilik Rumah Batik Bintang Mira.

“Masyarakat terkadang tak dapat dihindarkan dari kepanikan. Namun pemerintah  sudah menghimbau agar masyarakat tidak panik, dan tetap waspada. Yang saya baca, penyakit ini  seperti flu biasa dan disertai deman, bahkan bisa tidak memberikan ciri-ciri spesifik. Karena masa inkubasi virus ini adalah 14 hari. Bisa jadi orang yang kita temui belum menunjukkan tanda- tanda batuk, tetapi sebenarnya sudah terinfeksi,” ungkapnya.

Bintang Mira pun sudah mempersiapkan diri dengan membeli masker dan hand sanitizer secukupnya juga karena memang selama ini ia dan keluarganya biasa menggunakannya. “Untuk kebutuhan pokok juga seperti biasanya, cukup berbelanja untuk keperluan 1 bulan. Semua tidak ada yang berlebihan, apalagi sampai berbelanja besar-besaran, tidak sama sekali,”cetusnya.

Ia pun menghimbau kepada keluarga dekat dan staf di kantornya untuk tidak panic buying . Begitu pun masyarakat lainnya. Sebab , jika permintaan terhadap suatu produk banyak, sementara persediaan terbatas, tentu akan berakibat pada harga – harga yang naik.

“Dalam pemikiran saya yang lebih penting adalah  menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri sendiri. Makan sehat, olah raga dan istirahat cukup. Serta mencuci yang benar dan bersih tangan dengan sabun sesering mungkin. Menghindari keramaian karena kita tidak tahu sipa saja yang sedang sakit. Juga, tidak melakukan bepergiaan jika  kondisi kita sedang tidak sehat serta sebaiknya jangan bersalam dan cipika-cipiki seperti waktu waktu sebelumnya,” ungkap Bintang Mira. (Sri Ardhini)

 

To Top