Buleleng

RSUD Buleleng Jadi RS Rujukan Korona

cybertokoh.com – Dengan adanya kasus positif Covid 19 di Indonesia, Wabup Buleleng dr. Sutjidra menginstruksikan  Dinas Kesehatan Buleleng agar mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang pencegahan korona. Baik itu dilakukan melalui media elektronik seperti siaran radio.

Bahkan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sesuai instruksi Bupati Buleleng pihaknya telah menyiapkan dua kamar isolasi jika ada pasien yang terkena suspect korona. “Ini sebagai langkah preventif kami bersama RSUD Buleleng telah menyiapkan dua kamar isolasi, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup Sutjidra mengatakan pihaknya berencana akan menambah ruang isolasi menjadi lima kamar dan menyiapkan ruang ICU. “Minggu ini kami harus siapkan kamar isolasi lagi sehingga ada lima kamar isolasi dan satu ruangan ICU dengan 10 bed, ” jelasnya.

Hal ini juga sebagai langkah untuk menyiapkan RSUD Buleleng sebagai rumah sakit rujukan pasien suspect korona. “Awalnya RSUD Buleleng dijadikan rumah sakit transit, tetapi sekarang RSUD Buleleng telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan bersama rumah sakit di Tabanan dan Gianyar, ” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Buleleng dr. Gede Wiartana, M.Kes menjelaskan bahwa pihak RSUD Buleleng sudah menyiapkan dua ruang isolasi apabila ada masyarakat Buleleng yang dicurigai terjangkit virus korona. Selain dua ruang isolasi, RSUD Buleleng juga menyiapkan enam alat pelindung diri.

Mengenai ketersedian masker, Gede Wiartana mengatakan ketersedian masker di RSUD Buleleng masih mencukupi kebutuhan masyarakat. “Stok masker di RSUD Buleleng masih ada kurang lebih 20 ribu masker,” imbuhnya. (Wiwin Meliana)

To Top