Buleleng

Bawang Impor Dibatasi, Saatnya Tanam Bawang Lokal

cybertokoh.com – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian saat ini kembali mengembangkan produk lokal Bali untuk memenuhi kebutuhan masayarakat. Salah satunya kesuna (bawang putih) Bali yang saat ini sudah mulai jarang ditanam oleh petani.

Hal ini menyusul dibatasinya impor produk dari Tiongkok akibat virus korona. Menurut data yang ada, 70 persen kebutuhan bawang putih di Indonesia didatangkan dari Negeri Tirai Bambu. Tentu hal inj menjadi kesempatan sendiri bagi pemerintah untuk mempersiapkan langkah strategis guna mengurangi ketergantungan tersebut.

Salah satu caranya adalah merangsang partisipasi petani untuk menanam bibit bawang putih lokal. Dengan pengembangan kesuna bali nantinya diharapkan dapat membentuk kemandirian pangan di Bali.

Kepala Dinas Pertanian Made Sumiarta mengungkapkan bawang putih lokal banyak ditemukan di daerah Pancasari, Banyuatis, Gesing dan Munduk. Hanya saja karena rentan terkena penyakit petani menjadi enggan untuk menanam kembali. Biasanya penyakit yang menyerah komoditi ini adalah jamur yang menyerang bagian daun.

Sumiarta mengatakan mengembalikan minat petani untuk menanam kesuna memang sulit karena berisiko tinggi. Akan tetapi pihaknya mengaku akan terus melakukan pembinaan dan sinergi agar produk produk lokal dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. (Wiwin Meliana)

To Top