Sekitar Kita

Rai Mantra Panen Ikan Lele di Tukad Bindu

cybertokoh.com – Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama Pendamping Bantuan Bioflok Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Khairul Anwar, Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar AA Gde Bayu Bramasta serta para pemangku kepentingan melaksanakan panen  di Sentra Budidaya Ikan Lele Bioflok di Kawasan Tukad Bindu, Selasa (4/2).

Pada acara yang dihadiri Pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, pimpinan dan pemilik budidaya ikan di Kota Denpasar, juga dilaksanakan . sosialisasi ‘Gemar Makan Ikan’ kepada siswa SDN 9 Kesiman. Selain itu juga dilangsungkan pameran produk olahan ikan lele, seperti bakso lele, nuget lele, kripik lele dan lainya.

Rai Mantra didampingi Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai mengatakan, budidaya lele dengan sistem bioflok merupakan jawaban atas tantangan kemajuan saat ini. Sebab, dengan sistem ini memberikan kemudahan karena tidak menghasilkan limbah dalam prosesnya.

“Budidaya ikan lele dengan sistem bioflok ini merupakan percontohan dan sudah diapresiasi oleh Kementerian. Keberhasilan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pasar ditengah pesatnya kemajuan zaman saat ini. Apalagi dari seluruh bibit yang ditebar, peluang kematian hanya 5 persen dan ini sangat produktif,” kata Rai Mantra.

Ketua Kelompok Budidaya Ikan Lele Bioflok Yayasan Tukad Bindu, IB Putra Surianta menjelaskan bahwa program budidaya ikan lele dengan sistem bioflok tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Sedikitnya terdapat delapan kolam dengan fasilitas lengkap, dan daya tampung mencapai 3.500 bibit dalam satu kolam.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung suksesnya budidaya ikan lele di kawasan Tukad Bindu ini. Kedepanya kami berharap dapat terus mengembangkan budidaya ini secara berkelanjutan di kawasan Tukad Bindu,’ paparnya.

Sementara itu,  Pendamping Bantuan Bioflok Kementrian Kelautan dan Perikanan RI, Khairul Anwar mengapresiasi suksesnya budidaya sistem bioflok di kawasan Tukad Bindu. Dan, secara berkelanjutan keberhasilan ini akan menjadi contoh bagi seluruh petani ikan, khususnya lele air tawar.

“Kami melihat lokasinya juga mendukung, dan keberhasilan ini pun menjadi keberhasilan bersama serta menjadi kebanggan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Mengingat, ukses memberdayakan masyarakat dalam mengembangkan sentra budidaya ikan lele dengan sistem bioflok yang mampu meminimalisir limbah,” pungkasnya . (Sri Ardhini)

 

To Top