Buleleng

Dinas Sosial Gelar Sosialisasi Program Sembako

cybertokoh.com – Sebagai upaya pengentasan kemiskinan di Buleleng, Dinas Sosial Kabupaten Buleleng menggulirkan berbagai program. Terbaru, Dinsos melakukan sosialisasi sembako sebagai transformasi Bantuan Pangan non Tunai (BPNT) di Gedung Wanita Laksmi Graha, Selasa (4/2).

Kepala Dinas Sosial Buleleng Gede Sandhiyasa mengatakan, sosialisasi ini menyasar warung warung yang akan menjadi mitra pemerintah dalam penyaluran bantuan non tunai tersebut kepada masyarakat. Adapun hal yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut terkait dengan perluasan nominal dan komoditas bantuan. Jika tahun 2019, nominal bantuan yang dapat ditukar sebesar Rp. 110.000 maka tahun 2020 menjadi Rp.150.000. Sedangkan perluasan komoditas mencakup kebutuhan karbohidrat, protein hewani dan nabati, mineral serta vitamin per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Sebelumnya setiap KPM meneriman bantuan 110 ribu per bulan dengan bisa menukarkan beras dan atau telur kalau sekarang nilainya bertambah menjadi 150 ribu rupiah,” jelasnya.

Kadis Sosial menegaskan kepada masyarakat jika bantuan yang diberikan hanya dapat ditukarkan dengan bahan makanan seperti beras, telur, ikan, ataupun buah sehingga tidak dapat diuangkan.

Saat ini terdapat sebanyak 168 e-warung yang telah bekerjasama dengan BRI dan dinas sosial sebagai fasilitator dalam penyaluran bantuan tersebut. Warung yang dapat menjadi mitra pemerintah dalam penyaluran bantuan adalah warung skala kecil sehingga segala persyaratan harus terpenuhi. Untuk penyediaan mesin nantinya warung akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak Bank sebagai penyedia. “Ada persyaratan yang harus dipenuhi dan kewenangannya ada di pihak Bank,” pungkasnya. (Wiwin Meliana)

To Top