Bumi Gora

Pentas Seni Edukasi Lingkungan

cybertokoh.com – Karya seni rupa para siswa SMAN 1 Mataram yang akan digelar dalam bentuk wayang 3D, merupakan hasil dari ujian praktek seni budaya di SMAN 1 Mataram, yang materinya tentang karya dua/tiga dimensi dan pameran.

Kegiatan ini juga berkaitan dengan program Kemendikbud RI tentang Merdeka Belajar yang memuat pendidikan karakter.

Guru bidang studi seni budaya SMANSA Mataram, Leni Rosyalina mengungkapkan bahwa Pentas Karya wayang 3 dimensi akan dimainkan oleh siswa dengan tujuan mengedukasi siswa PAUD dan siswa SD se-Kota Mataram, tentang bagaimana menjaga lingkungan, mengenal jenis sampah dan membuang sampah pada tempatnya, ujarnya.

Ketua OSIS SMANSA Mataram, Muh. Azim Billah, mewakili rekan-rekannya yang akan melakukan pementasan, optimis kegiatan pentas seni rupa wayang akan berjalan dengan sukses. Ia bersama tim pementasan telah berlatih giat dalam kurun waktu dua bulan terakhir untuk mengahadapi pentas seni pertunjukan tersebut.

Konsep lingkungan bersih dan sehat, menurutnya bukan karena tidak adanya sampah di lingkungan. Tetapi bagaimana lingkungan tertata rapi, ruang kelas bersih, meja bersih dari debu dan toiletnya harum.

“Ini tantangan buat sekolah, agar sebelum mengedukasi masyarakat dan adik-adiknya di SD maupun SMP, mampu memastikan dan memberikan contoh lingkungan sekolahnya yang sudah bersih dan sehat,” tegasnya.

Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB untuk wilayah Lombok Barat – Mataram, Abdurrosyidin R., mengatakan jajaran Dikbud sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang bertujuan memberikan dan pemahaman tentang menjaga lingkungan dalam bentuk pentas seni rupa wayang

“Kegiatan ini akan menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan sekolah bersih dan sehat,” katanya.

Dalam mendukung program Zero Waste, pada 1 Februari 2020 mendatang, Kabupaten Lombok Barat akan meluncurkan tiga program, yaitu program NTB Sehat dan Bersih, program Pendidikan Keluarga dan program Aksi Bergizi Penambah Tablet untuk anak-anak di sekolah. (Naniek I. Taufan)

To Top