Sekitar Kita

Gerakan Indonesia Bebas TBC 2030

cybertokoh.com – Jumlah penderita TBC di Indonesia masih tinggi. Berdasarkan Global Tuberculosis Report WHO 2018, Indonesia merupakan negara dengan tuberkulosis (TBC) tertinggi ketiga di dunia setelah India dan Tiongkok.

Permasalahan ini harus segera ditanggulangi. Agar upaya pemberantasan TBC di tengah masyarakat semakin masif maka dicanangkan ‘Gerakan Maju Bersama Menuju Eliminasi Tuberkulosis 2030’.

Pencanangan gerakan ini dilakukan Presiden Joko Widodo di Cimahi Techno Park, Jawa Barat. Presiden meminta agar gerakan mengeliminasi TBC ini bukan hanya pada pengobatan tapi juga diutamakan pada pencegahan. Infrastruktur fisik, katanya, harus turut menjamin dan mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Seperti drainase yang lancar dan bersih, pengelolaan sampah, juga penyediaan air bersih.

“Ini sudah dicanangkan Presiden, kita akan terus bergerak cepat. Kita juga sudah punya petanya sehingga tinggal langsung mengeksekusi,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, sebagaimana dikutip dari rilis humas Kemenko PMK.

Muhadjir menyebutkan ada sekitar 360 ribuan kasus yang unidentified yang statusnya masih laten dan harus segera ditemukan kemudian diobati sampai sembuh. Sementara, sejumlah daerah di Indonesia juga diketahui masih banyak yang warganya mengidap TBC seperti Nusa Tenggara Timur dengan 2 ribu orang meninggal dalam setahun.

Pemerintah saat ini tengah merampungkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mengatur segala detail langkah jangka panjang yang akan dilakukan. Salah satunya yaitu berisi cara-cara penanganan yang dilakukan secara komprehensif termasuk tugas dari setiap kementerian terkait. (Diana Runtu)

To Top