Buleleng

Cegah Penyebaran Virus Korona, Ini Himbauan Wabup Buleleng

cybertokoh.com – Wabah penyakit pneumonia berat yang disebabkan oleh virus Corona yang belakangan ini menggemparkan masyarakat dunia, mendapat perhatian serius dari Pemkab Buleleng.

Penderita pneumonia yang diakibatkan oleh virus corona ini, awalnya ditemukan di Tiongkok. Konon virus yang sangat mematikan ini belum ada obatnya. Para penderita virus corona ini memiliki beberapa gejala yakni demam tinggi, batuk kering, lemas, hingga sesak nafas.

Menurut Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG saat dikonfirmasi, Senin (27/1) pagi, di Kabupaten Buleleng belum ditemukan penderita virus tersebut. Namun, dengan dijadikannya Bali sebagai daerah tujuan wisata dunia, kemungkinan besar virus tersebut bisa menyebar melalui wisatawan yang berkunjung ke Bali.

Dirinya pun menyarankan agar masyarakat Buleleng tetap waspada terhadap virus tersebut. Dia menghimbau agar masyarakat Buleleng melakukan pencegahan penyebaran virus tersebut.

Menurutnya, pencegahan penyebaran virus bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.“Pencegahan bisa dilakukan seperti mencuci tangan, menutup mulut saat bersin, makan-makanan bergizi, istirahat yang cukup, hindari kontak dengan orang sakit, kenakan masker N95, konsultasi ke dokter, dan lakukan vaksinasi yang sudah tersedia,” jelasnya.

Selanjutnya, Wabup Sutjidra mengatakan, Pemkab Buleleng melalui Dinas Kesehatan sudah bersiap-siap untuk mengantisipasi jika ada masyarakat yang terjangkit virus tersebut. Ia mengatakan, RSUD Buleleng sudah memiliki ruang isolasi sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. I Gusti Nyoman Mahapramana saat dikonfirmasi terpisah mengatakan, secara teknis Pemkab Buleleng sudah siap menangani penderita virus corona tersebut. Ia pun menyarankan, jika ada masyarakat yang merasakan gejala-gejala tersebut agar segera diperiksakan ke rumah sakit. (Wiwin Meliana)

To Top