What’s Up

Bali Termasuk Daerah Pertumbuhan Pembeli Paling Tinggi

cybertokoh.com – Sebagai perusahaan teknologi Indonesia yang terus bertransformasi menjadi Super Ecosystem, Tokopedia kontinu mengakselerasi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia. Menyambut kedatangan dekade baru perusahaan, Tokopedia memaparkan sederet temuan menarik yang memotret perilaku belanja online masyarakat Indonesia sepanjang 2019.

VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak mengungkapkan, sejak berdiri, Tokopedia selalu berkomitmen mempermudah masyarakat memulai dan menciptakan peluang melalui pemanfaatan teknologi. “Kini kami melihat antusiasme yang semakin luar biasa dari masyarakat dalam bertransaksi online. Hal ini tampak salah satunya dari signifikansi peningkatan jumlah penjual maupun pembeli di luar pulau Jawa sepanjang 2019,” ujarnya dalam rilis yang diterima cybertokoh.com.

Riset Tokopedia mengungkapkan bahwa 5 daerah Indonesia dengan pertumbuhan penjual paling tinggi yakni Sulawesi Utara, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Utara. Di sisi lain, 5 daerah Indonesia dengan pertumbuhan pembeli paling tinggi, yaitu Aceh, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

Platform teknologi, seperti Tokopedia, semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari. Selain lebih mudah, riset LPEM FEB UI 2018-2019 menunjukkan Tokopedia membuat harga 21% lebih murah menurut pembeli. Lima kategori paling populer di tengah masyarakat sepanjang 2019 berdasarkan data internal Tokopedia: fashion, rumah tangga, handphone dan tablet, elektronik, dan kesehatan.

Dampak pemerataan ekonomi digital pun sudah bisa dirasakan di berbagai penjuru Indonesia. Transaksi paling jauh di Tokopedia selama 2019 terjadi antara pembeli di Papua yang membeli produk cincin batu kecubung api dari penjual di Aceh. Sebaliknya, Tokopedia juga mencatatkan adanya transaksi produk sepatu olahraga merek lokal antara pembeli di Aceh dengan penjual di Papua. Tokopedia juga mencatatkan barang terakhir yang dibeli di 2019 adalah diska lepas USB (USB flash drive). Di sisi lain, barang pertama yang dibeli di awal 2020 merupakan produk lokal, yaitu tas rotan bermotif lukis khas Bali.

Nuraini juga menjelaskan kini, sudah ada lebih dari 90 juta pengguna aktif bulanan Tokopedia yang tersebar di 97% kecamatan di Indonesia. “Ke depannya, Indonesia akan selalu menjadi fokus utama Tokopedia,” ujarnya.

Demi mencapai misi pemerataan ekonomi secara digital, Tokopedia akan membantu para petani, nelayan, pemilik warung dan jutaan profesi lainnya di Indonesia dalam memulai dan menciptakan peluang dengan berevolusi menjadi ‘perusahaan teknologi’ lewat ekosistem Tokopedia.

“Harapan kami, seluruh profesi di Indonesia bisa selalu relevan terhadap perubahan zaman sekaligus terus ikut berkontribusi terhadap perekonomian negara,” tambahnya. Saat ini, jutaan masyarakat Indonesia telah memulai dan mengembangkan bisnis lewat Tokopedia untuk memasarkan lebih dari 200 juta produk terdaftar dengan harga transparan,” jelas Nuraini. (rls/Ngurah Budi)

 

To Top