Sehat

Ini Bukti Tolak Angin Jadi Andalan Orang Indonesia

Masih ingat jargon Orang Pintar Minum Tolak Angin? Ya, itu adalah tagline iklan komersial Tolak Angin yang berhasil mencuri perhatian masyarakat Indonesia.

Tolak Angin adalah salah satu produk terbaik Sido Muncul yang diformulasikan pada 1930 oleh Ibu Rachmat Sulistyo. Awalnya berupa jamu godogan yang dijual pertama kali pada 1940 dan dibuat dari bahan herbal berkhasiat, antara lain seperti jahe, daun mint, adas, kayu ules, daun cengkeh dan ditambah madu.

Seiring waktu berjalan dan banyaknya permintaan, Tolak Angin terus dikembangkan. Pada tahun 1951 Tolak Angin diproduksi dalam bentuk serbuk. Mengikuti perkembangan teknologi pada 1992 Tolak Angin diproduksi dalam bentuk cair yang praktis dan enak rasanya.

Setiap batch produksi Tolak Angin, telah melalui uji quality control sesuai aturan Badan POM, yaitu Tes Aflatoksin, Tes Cemaran Mikroba, Tes Logam Berat dan Tes DNA untuk memastikan bebas bahan haram jadi aman dan pasti halal. Tolak Angin juga meraih Halal Top Brand Award 2019 dari LPPOM MUI

Uji Toksisitas terhadap Tolak Angin dilakukan pada tahun 2002, bekerjasama dengan Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma. Pengujian dilakukan setara dengan konsumsi 9 sachet Tolak Angin setiap hari selama 8,4 tahun pada manusia, hasilnya Tolak Angin terbukti aman dikonsumsi oleh pria dan wanita dalam jangka panjang, tidak merusak organ tubuh (termasuk organ reproduksi), dan tidak merusak fungsi hormon.

Uji Khasiat juga dilakukan terhadap produk Tolak Angin bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Hasilnya konsumsi minimal 2 sachet Tolak Angin setiap hari terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Produk Tolak Angin hadir dengan varian yang sangat lengkap. Selain Tolak Angin Cair Madu ada juga Tolak Angin Bebas Gula, Tolak Angin Anak, Tolak Angin Flu, Tolak Angin Care, Permen Tolak Angin dan Permen Tolak Angin Bebas Gula. (rls)

To Top