Woman on Top

“Langkah Awal menuju Zero Complain” #5  (Keteladanan Layanan)

Salam Senyum

Judul tulisan saya yang berseri (langkah awal menuju zero complain), sudah sampai pada tahap ke 5. Dan, ini membuat semakin jelas dan gamblang bahwa layanan yang baik memerlukan sebuah proses. Tentu proses ini harus dilakukan agar terwujud layanan yang benar-benar diinginkan oleh para pelanggan kita. Seri yang kelima ini akan saya lanjutkan dengan bagaimana ‘keteladanan layanan’ akan dapat membuat tim layanan lebih mudah melakukan layanan yang baik karena adanya contoh nyata yang dilakukan. Baik oleh para pemimpinnya, ataupun diri sendiri.

Menciptakan teladan dalam layanan, yang pertama adalah dari dalam ke luar. Hal ini dapat berarti bahwa sebenarnya keteladanan bukan hanya apa yang dilakukan kepada para pelanggan, namun jika Anda seorang pemimpin, apa yang telah Anda lakukan dan katakan kepada anggota tim Anda. Banyak pemimpin meminta orang-orang untuk mengubah cara berfikir, cara bertindak, dan juga cara memandang masa depan. Cara terbaik yang dilakukan adalah dengan cara mencontohkan perilaku yang baru untuk dilihat dan diikuti oleh semua orang. Dan hal ini termasuk layanan. Jadi membuat perubahan dalam layanan dimulai dari pemimpinnya.

Selain dari dalam keluar, untuk menciptakan teladan dalam layanan, hal kedua yang dilakukan adalah menjadi teladan di setiap level. Menjadi seorang teladan layanan bukan hanya untuk pimpinan tertinggi dan anggota pemimpin lainnya saja. Namun diartikan di sini menjadi teladan bagi diri sendiri. Ketika seorang pelaku layanan menjadi teladan untuk dirinya sendiri,  adalah sesuatu yang terjadi ketika setiap orang akan melihat apa yang akan dilakukannya, membaca apa yang dituliskan, atau mendengar apa yang dikatakan dalam setiap situasi, baik layanan kepada internal ataupun eksternal.

Contoh teladan di semua level, akan terlihat  ketika seorang pelaku layanan dalam nada suara berbicara dengan rekanan/vendor. Bagaimana mereka menanggapi pelanggan dalam situasi yang sulit. Menyusun kata-kata/pesan tertulis baik untuk bawahan, atasan, sejawat, apalagi ketika kita tidak sepakat dengan suatu hal. Menjadi teladan juga dapat diperlihatkan dalam setiap tindakan, keahlian, perilaku, yang bukan hanya ketika ada orang mengamati. Namun apa yang telah kita lakukan sewaktu tidak ada siapapun yang dapat melihat kita. Inilah yang namanya teladan untuk diri sendiri.

Untuk meningkatkan layanan publik, berprofesi sebagai Konsultan, Public Speaker, trainer, dan fasilitator, hal ini sudah sering saya bagikan ke beberapa pemerintah daerah. Salah satunya adalah ketika diundang oleh Pemerintah Kabupaten Gianyar. Dalam tahun ini sudah ketiga kalinya saya berbicara dan menyampaikan hal terbaik untuk layanan di Pemkab Gianyar. Dan saya sangat mengapresiasi karena hal ini dilakukan dari pucuk pimpinan tertinggi di Kabupaten Gianyar, yaitu Bupati, dan seluruh jajaran pejabat yang dilakukan secara bertahap. Apapun hasilnya, inilah salah satu usaha terbaik untuk mendapatkan hasil yang terbaik khususnya dalam layanan.

Sudahkah para pelaku layanan di perusahaan/instansi Anda memahami dan melakukan hal tersebut di atas? Materi ini juga  terdapat dalam pelatihan dengan Sri Sumahardani Academy  dengan judul ‘Serve with Love’ atau buku saya dengan judul ‘Service A La Carte’, serta materi-materi pelatihan yang lainnya,  seperti ‘Good Communication for Good Perfomance,’ ‘Great Personality,’ ‘Upgrade Your Selling Skill’  dan dua belas materi lainnya. Ingin mengetahui, memahami dan mengaplikasikan layanan ini di perusahaan /instansi Bapak/Ibu? Silakan hubungi kami, dan kami siap untuk membantu.

Salam 3SP

Salam Senyum Sang Penyihir

Sri Sumahardani

IG : sri_sumahardani

Srisumahardani 3sp@gmail.com

 

 

To Top