Connect with us

Uncategorized

GoFood Bagikan Tren Kuliner Pilihan Konsumen selama Tahun 2019

Published

on

 

GoFood, layanan pesan-antar makanan online terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara, hari ini membagikan tren kuliner pilihan konsumen di sela-sela Jakarta Culinary Feastival (JCF) 2019 yang diselenggarakan di Senayan City Jakarta, 3-6 Oktober 2019. Kepercayaan mitra merchant dan pelanggan menjadikan GoFood pemimpin di industri, dimana hal ini diperkuat dengan pertumbuhan merchant di platform GoFood yang terus meningkat dalam satu tahun terakhir, yaitu mencapai 2,43 kali lipat. Selain itu, beberapa jenis kuliner kian mengalami transaksi yang meningkat hingga lebih dari 100%. Hal ini menjadikan GoFood sebagai barometer tren kuliner baru di Indonesia.

VP Corporate Affairs Food Ecosystem Gojek, Rosel Lavina menjelaskan, “Teknologi GoFood sukses mempertemukan konsumen dengan ribuan restoran dan pengusaha kuliner UMKM. GoFood kini sudah berkembang lebih dari sekadar layanan pesan-antar makanan, tapi juga menjadi katalog kuliner terlengkap bagi konsumen dengan 400.000 merchant. Konsumen GoFood kian loyal, terbukti dengan pertumbuhan pengunjung aplikasi GoFood yang meningkat hingga 2,63 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.”

Sebelumnya, kepercayaan pelanggan terhadap aplikasi GoFood juga diungkapkan oleh hasil riset Nielsen Singapura berjudul “Understanding Indonesia’s Online Food Delivery Market” yang mengungkapkan 84% konsumen yang menggunakan lebih dari satu aplikasi pesan-antar makanan menganggap GoFood menawarkan layanan terbaik dibandingkan rata-rata industri (39%). Alasannya beragam, mulai dari pilihan menu beragam (87%); pilihan merchant beragam (83%); aplikasi mudah digunakan (83%); menilai mitra driver Gojek ramah, sopan, dan informatif (82%); hingga layanan pesan-antar makanan tercepat (79%).

Advertisement

Pertumbuhan transaksi GoFood sendiri salah satunya dipengaruhi oleh program promosi yang terus ditawarkan kepada pelanggan. “Kami senang mitra merchant menyambut baik inisiatif yang kami hadir untuk mendatangkan gelombang pengguna baru bagi GoFood, termasuk salah satunya memberikan kesempatan bagi merchant untuk mengikuti program promo. Dengan mengikuti program promo, merchant GoFood dapat meningkatkan penjualan hingga lebih dari 60%,” kata Rosel.

BACA  Badung Siapkan Hotel Berbintang untuk Karantina Pekerja Migran

Lebih lanjut mengenai tren makanan yang paling banyak dipesan lewat aplikasi GoFood hingga Agustus 2019, makanan dengan bahan dasar ayam dan varian burger dengan bumbu lokal masih menjadi favorit konsumen. Diikuti oleh pilihan minuman favorit masyarakat, seperti minuman brown sugar, minuman gandum, regal drinks, danboba. Pertumbuhan ini paling banyak dikontribusikan oleh konsumen di 5 wilayah dengan jumlah transaksi tertinggi, diantaranya Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Makassar.

Di sela-sela sesi pemaparan tren makanan dan minuman di aplikasi GoFood 2019, hadir pula Pemilik Tahu Yes, salah satu merchant GoFood Festival, Yesaya Surya yang menceritakan kisah suksesnya selama bergabung dengan GoFood. “Kami tidak pernah membayangkan sebelumnya bisa tumbuh seperti sekarang bersama GoFood, bahkan 40% dari transaksi kami sumbernya dari layanan pesan-antar makanan. Dengan teknologi mutakhir GoBiz, saya juga bisa mengatur cashflow, mengatur operasional resto, hingga mengatur promo secara mandiri. Bergabung dengan GoFood tidak hanya meningkatkan kuantitas transaksi, tapi juga meningkatkan kualitas produk yang kita tawarkan untuk kepuasan konsumen.”

Untuk memberikan akses pasar yang berkelanjutan bagi mitra merchant, GoFood kembali mengajak mereka untuk membuka gerai di JCF2019 berkolaborasi dengan ISMAYA LIVE untuk mempersembahkan GoFood Paradiso, sebuah zona dimana para foodies akan berpetualang menjelajahi surga kuliner ala GoFood untuk memenuhi hasrat kuliner idaman, memanjakan lidah pengunjung di area kuliner GoFood Festival, dan tentunya berkesempatan langsung memperoleh ragam promo dan voucher menarik. Pada tanggal 3 – 6 Oktober 2019 GoFood akan menghadirkan:

BACA  Curhat Tasya Kamila 8 Bulan Menjadi Ibu

Instalasi GoFood Paradiso: Para pengunjung JCF 2019 area Fork Tent bisa menjelajahi langsung instalasi interaktif dan menemukan kejutan berupa voucher makan dan hadiah menarik di Journey to the Food Sanctuary, Bakso Meditation Room, Satay Mystical Trees, Boba Tea Sacred Pool, dan GoFood Prophecies Booth.

Advertisement

Food Miracle Cave: Para pengunjung JCF 2019 di area Spoon Tent berkesempatan untuk mendapatkan berbagai macam voucher dan merchandise eksklusif dari GoFood

GoFood Festival: menawarkan kuliner satu tempat serba nikmat dengan menghadirkan 23 merchant pilihan GoFood dari berbagai daerah di Indonesia yang menjadi favorit konsumen sepanjang tahun 2019.

Promo GoFood Festival:

Cashback GoPay 30% di GoFood Festival: pengunjung JCF 2019 dapat menikmati jajanan nikmat di GoFood Festival menggunakan GoPay dan dapatkan cashback 30%! Kamu bisa jajan sepuasnya tanpa khawatir bikin kantong kering.

Cashback GoPay Rp3.000 di Rekan Usaha JCF 2019: pengunjung JCF 2019 dapat menikmati cashback GoPay Rp3.000 dengan minimum transaksi Rp10.000 di seluruh Rekan Usaha JCF 2019 selain Rekan Usaha GoFoodFestival. Yuk, jajan lebih hemat pakai GoPay!

Advertisement

“Ke depannya, GoFood ingin terus menemani pertumbuhan mitra untuk bisa meningkatkan kualitas produk dan menjangkau pasar yang lebih luas. Ini juga merupakan upaya kami mendorong kontribusi nyata mitra UMKM kuliner pada perekonomian Indonesia. Saat ini, 96% merchant GoFood merupakan UMKM dan kami berharap dapat terus berkontribusi pada kesejahteraan mitra dan perekonomian nasional, serta terus menjadi layanan pesan-antar makanan no.1 pilihan masyarakat Indonesia ” tutup Rosel. (rls/Wirati)

BACA  Ini Dua Fitur Baru GoFood

Sekitar Kita

Badung Siapkan Hotel Berbintang untuk Karantina Pekerja Migran

Published

on

Badung (cybertokoh.com) –

Menindaklanjuti langkah strategis Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam menangani Covid-19, dimana salah satunya berupa menyiapkan rumah singgah untuk karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan mahasiswa Badung yang pulang dari luar negeri, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa langsung gerak cepat dengan mengunjungi beberapa hotel bintang 4 di Kuta untuk dijadikan sebagai tempat karantina dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Dengan didampingi dan diawasi oleh petugas medis, Pemkab juga telah menetapkan persyaratan khusus yang harus dipenuhi pihak hotel sebagai lokasi karantina. Pemkab saat ini mengamankan beberapa fasilitas akomodasi untuk memastikan bahwa hotel tersebut siap ketika dibutuhkan.

“Sejauh ini yang telah siap 1 hotel di wilayah Kuta dengan 64 kamar sebagai tempat karantina PMI asal Badung dan 25 kamar untuk petugas medis. Nantinya dengan skema saat sampai bandara, PMI langsung diarahkan untuk diperiksa petugas medis secara komprehensif. Apabila dari hasil tes medis tersebut ada PMI yang terindikasi positif Covid-19 maka akan langsung dibawa kerumah sakit rujukan untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan PMI yang hasil testnya negatif kita langsung arahkan ke hotel tempat karantina,” ujar Wabup Suiasa, Selasa (14/4).

BACA  Penonton PKB Puji Kolaborasi Putri Koster-ISBI Tanah Papua

Wabup Suiasa juga mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha hotel karena sudah ikut bersinergi untuk turut serta dalam memberikan perawatan yang diperlukan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pihaknya juga memastikan kesehatan dan keselamatan warga dan penduduk Badung yang kembali dari luar negeri dengan menampung mereka di hotel dengan fasilitas yang baik dengan didampingi petugas medis selama menjalani masa karantina. “Kami menghargai inisiatif pemilik hotel dan fasilitas akomodasi wisata yang ingin menyumbangkan unit hotel mereka untuk menerima kasus karantina. Kami berkomunikasi dan berkoordinasi dengan mereka untuk memastikan bahwa semua persyaratan dan standar yang diperlukan dipenuhi,” kata Suiasa.

Advertisement

Pihaknya juga memuji integrasi dan upaya bersama antar semua lembaga untuk mengatasi krisis Covid-19 saat ini, baik mereka yang berada di lingkungan Pemkab maupun tim yang bekerja di lapangan. “Upaya Pemkab bersama semua unsur dalam mengingatkan kewaspadaan serta mengedukasi masyarakat mengenai pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 sangat penting untuk dilakukan,” terangnya.

Sebelum meninjau tempat karantina untuk PMI, Wabup Suiasa menyempatkan diri mengunjungi tempat karantina tim medis RSUD Badung di Kelurahan Kapal. Serta mengecek kesiapan dan kelengkapan APD tenaga medis yang bertugas di beberapa puskesmas di Kabupaten Badung yang meliputi wilayah Abiansemal, Mengwi, Kuta Utara dan Kuta sebagai garda terdepan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

BACA  Peringati Hari Jadi ke-61 Provinsi Bali, Pemprov Bali Kembali Gelar Pameran Pembangunan

Dalam kunjungannya ke beberapa puskesmas, Wabup Suiasa didampingi oleh anggota DPR RI Komisi VIII IGN Alit Kesuma Kelakan yang sekaligus memfasilitasi pendistribusian APD bantuan pemerintah pusat. “Kami selaku wakil rakyat berusaha membantu Pemkab dan masyarakat dengan mendistribusikan APD kepada semua tenaga medis yang ada di masing-masing puskesmas wilayah Kabupaten Badung. Karena selama ini bantuan APD pemerintah pusat diutamakan untuk rumah sakit rujukan di setiap daerah.” ujar Alit Kelakan seraya menjelaskan pihaknya selaku anggota DPR RI selalu berkomunikasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Badung dalam upaya menanggulangi penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Menangggapi hal tersebut Wabup Suiasa menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada mantan Wakil Gubernur ini. “Kami mewakili pimpinan pemerintahan daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada anggota DPR RI Perwakilan Bali Bapak IGN Alit Kelakan karena secara proaktif sudah ikut mendukung pemerintah Kabupaten Badung dalam memfasilitasi pemenuhan APD bagi tenaga medis kita di semua puskesmas Kabupaten Badung. Pemerintah daerah juga memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada petugas medis yang mempertaruhkan jiwa dan raganya berada di garda terdepan dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Badung. Harapan kita semua semoga kondisi ini lekas berlalu sehingga kehidupan masyarakat kembali berjalan normal,” jelasnya.

BACA  Ini Dua Fitur Baru GoFood

Pada kegiatan peninjauan beberapa hotel, Wabup Suiasa turut didampingi oleh anggota DPRD Kabupaten Badung AA Anom Gumanti dan Luh Gede Sri Mediastuti, Kadis Kesehatan Nyoman Gunarta, Kadis Kominfo IGN Jaya Saputra, Kabag Humas I Made Suardita. (rls/Ngurah Budi)

Advertisement

Continue Reading

Uncategorized

Test

Published

on

Test

BACA  Bali Collection Festival 2007
Continue Reading

Bunda & Ananda

Curhat Tasya Kamila 8 Bulan Menjadi Ibu

Published

on

cybertokoh.com – Saat ini Tasya Kamila, Duta Lingkungan Hidup, sedang enjoy-enjoy-nya mengasuh baby Arrasya yang baru berusia 8 bulan. Kesukacitaan Tasya bersama Arrasya kerap dibagikan pelantun tembang ‘Anak Gembala’ ini di instagramnya.

Menurut Tasya, sungguh berbeda kondisinya sebelum memiliki bayi dan setelah memilikinya. Hidupnya terasa sungguh berubah.

“Dulu, sebelum menjadi ibu, bebas berpikir apa yang terbaik buat aku, bagaimana caranya mencapai mimpi-mimpi aku. Tapi sekarang enggak lagi,” ujar Tasya.

Sekarang, dirinya bukan hanya melulu memikirkan diri sendiri, tapi segala hal dalam hidupnya, termasuk setiap keputusan yang diambil, selalu menyertakan anak sebagai pertimbangan. “Sekarang, disetiap keputusan aku, pasti juga memikirkan bagaimana bisa yang terbaik buat anak,” kata pemeran film horor ‘Rumah Kentang’, ini.

Advertisement

“Memiliki anak akan mengubah hidup Anda. Kedengarannya klise, tapi itu benar,” tambahnya. Tasya merasa bersyukur atas hadirnya Arrasya dalam hidupnya.

Lewat akun instagram pribadinya Tasya mengaku dirinya dan suaminya mendapat berkat luar biasa di tahun 2019 dengan hadirnya sang buah hati. “Masa-masa begadang sama Arrasya. Bisa dilihat ya dari kantung mata mama&papa di foto ini. Sampai kira2 Arrasya usia 2 bulan kyknya aku ga pernah ngerasain tidur lelap. Tiap malem selalu begadang, 2 jam sekali nyusuin. Ditambah, gantiin popok dan gendong2 kalau dia belum bisa bobo lagi,” tulis Tasya.

BACA  Badung Siapkan Hotel Berbintang untuk Karantina Pekerja Migran

Jadi, tambahnya, untuk para mama baru, tetap lah semangat. Ini akan berlalu. Dirinya bisa tegar, lanjut Tasya, berkat semua orang yang mendukungnya, seperti sang suami Randi Bachtiar, keluarga dan orang terdekat lainnya yang siap sedia membantunya di kala lelah dan selalu siap mendengar keluh-kesahnya. (Diana Runtu)

Advertisement
Continue Reading

Tren