Sekitar Kita

Pertumbuhan Pariwisata Kalimantan Menggeliat

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Dahnial Kifli, tahun 2018 total kunjungan ke Kalimantan Selatan 12.844.627 yaitu 15.539 wisman dan 12.829.088 wisnus.

Sementara menurut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Drs H. Siswandi, tahun 2018 total kunjungan ke Kalimantan Timur sebesar 7.542.294, yaitu 62.424 wisman dan 7.479.870 wisnus.
Prosentase capaian kunjungan wisman tahun 2018 naik 7% dari tahun 2017, begitu pula dengan wisnus naik 27% dari tahun 2017

Sedangkan, menurut Kadis Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) H. Ahmad Hairani, kunjungan wisman tahun 2018 mencapai 28.472 dari 3 pintu masuk yaitu Kab. Nunukan, Long Bawen (Malinau) dan Kota Tarakan.

Natalia Karyawati, Kadis Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, mengatakan, tahun 2018 jumlah kunjungan wisman mencapai 70.578 kunjungan atau naik 20,66 persen dibanding jumlah kunjungan selama tahun 2017 yang tercatat 58.492 kunjungan. “Sedangkan kunjungan wisnus tahun 2018 mencapai 3.226.934, naik dari tahun sebelumnya sekitar 2.979.621,” ujarnya.

Untuk Kalimantan Tengah, wisatawan mancanegara per Desember 2018 jumlah kunjungan mencapai 39.610 orang, meningkat dibanding tahun 2017 yang hanya mencapai 26.159 orang. Sedangkan untuk wisatawan nusantara per Desember 2018 mencapai 952.389 orang, meningkat dibanding tahun 2017 yang hanya mencapai 839.915 orang.

Dalam menyukseskan promosi Kalimantan, sebelum pelaksanaan pameran, sudah dilaksanakan acara Travel Agency Meeting yang dihadiri oleh 40 dan 11 Biro Perjalanan Wisata Kalimantan. Kegiatan Borneo Extravaganza juga bekerjasama dengan Asita Bali.

Menurut Sapto Haryono, Kepala Bidang Pemasaran Area III Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional II Kementerian Pariwisata, tiga A merupakan hal yang sangat penting yang selalu disampaikan Menteri Pariwisata terhadap event – event yang diselenggarakan, yaitu: Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas.

Pameran Borneo Extravaganza dibuka Pukul 10.00 – 22.00 WITA selama dua hari
Ada corner booth yang menarik untuk pengunjung seperti, Game Zone – Permainan sumpit, pengunjung bisa mencoba alat tradisional khas Kalimantan yaitu sumpit yang biasa dipakai untuk berburu.
Display Zone – Display kain tenun dari masing-masing propinsi yang memiliki corak khas masing-masing
Photo Zone – Replica Hudog, kostum burung yang dipakai pada tarian ungkapan syukur yang digelar oleh sub-etnis Dayak di provinsi Kalimantan Timur. (Wirati Astiti).

To Top