Sekitar Kita

Prokasih Denpasar Libatkan 300 Tenaga Kebersihan

Program Kali Bersih (Prokasih) Pemkot Denpasar terus bergerak melakukan pembersihan sampah di selokan. 11 armada dum truk setiap harinya diterjunkan dengan 300 tenaga kebersihan Prokasih Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Denpasar . Mereka bertugas menjaga kebersihan sungai dan selokan yang ada di lingkungan masyarakat. Seperti pada kegiatan rutin setiap harinya armada Prokasih proaktif melakukan pengangkutan dan penggelontoran. Seperti,  kegiatan Prokasih Denpasar melakukan pembersihan di selokan di salah satu kawasan Kecamatan Denpasar Timur, Kamis (3/10).

Kepala DPUPR Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidharta mengatakan pembersihan ini menjadi kegiatan rutin tenaga Prokasih Denpasar. Tidak saja menunggu musim penghujan tiba, namun telah menjadi rutinitas menjaga kebersihan khususnya di kawasan sungai. Disamping itu, katanya ia membutuhkan peran serta masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Jimmy keberadaan aliran sungai khususnya di Denpasar juga sebagai kawasan suci yang sering berkaitan dengan upacara agama oleh masyarakat sehingga menjadi salah suatu hal yang mendasari kegiatan ini.  Disamping itu, Pemerintah Kota Denpasar pun sudah melakukan berbagai terobosan untuk mempercantik sungai agar menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Salah satu  contohnya adalah Tukad Badung dan Tukad Bindu.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan rutin yang kami laksanakan, masyarakat bisa secara bersama-sama untuk termotivasi menjaga kebersihan sungai dari pencemaran sampah. Mari, kita sadari bersama-sama betapa pentingnya keberadaan sungai dan kita dapat melakukan upaya nyata mendukung pelestarian dan fungsi sungai mengingat sungai di Denpasar kini sudah semakin baik,”kata Jimmy.

Sementara, salah satu masyarakat Denpasar Utara, Made Kartika sangat mengapresiasi para petugas Prokasih Denpasar yang selalu sigap menjaga kebersihan sungai. Disamping itu juga, sebagai langkah mengantisipasi terjadinya banjir pada saat musim penghujan tiba. Terlebih saat ini Pemkot Denpasar terus mengimbau untuk tidak menjadikan sungai sebagai tempat sampah. “Mari kita jaga bersama-sama kebersihan sungai, terlebih Pemkot Denpasar sudah melakukan perbaikan-perbaikan dan penataan sungai-sungai yang ada di Kota Denpasar,” ujarnya. (hms/Sri Ardhini)

To Top