Sekitar Kita

Rodalink Indonesia Ajak Komunitas Sepeda Bersih Sampah di Sanur

Lucky Tantra (dua dari kanan) usai bersepeda bersama para komunitas

Dengan aksi bertajuk Bike for Life, toko sepeda Rodalink melibatkan komunitas sepeda untuk peduli lingkungan dengan membersihkan sampah di Pantai Sanur.
Menurut Marketing Manager Rodalink Indonesia, Lucky Tantra mengatakan, aksi ini merupakan kegiatan permulaan yang rencananya akan diselenggarakan berkesinambungan. “Awal daripada kegiatan ini kami memilih Pantai Sanur. Kemudian rencana di Bulan September kami akan gowes menuju Nusa Dua, dan Bulan Desember menuju Kuta. Tujuannya sama, sebagai bentuk kepedulian kami kepada lingkungan kami akan mengajka komunitas sepeda untuk turut berpartisipasi dalam cara peduli bumi ini,” ujarnya saat finish dalam acara naik sepeda bersama tersebut, Minggu (28 /7), di Toko Rodalink Teuku Umar Denpasar.
Ia mengatakan, aksi bersih sampah ini merupakan kepedulian Rodalink turut mendukung program pemerintah mengenai Rencana Aksi Nasional dalam pengurangan sampah plastik di laut sebesar 80 persen pada tahun 2025. “Gerakan bersih sampah bersama komunitas ini merupakan langkah baik karena Pantai Sanur merupakan potensi wisata yang harus kita jaga bersama,” kata Lucky.
Peserta sebelumnya berangkat dari Toko Rodalink Jalan Teuku Umar Denpasar menuju Pantai Sanur dengan menempuh jarak 30 km.
Sesampai di pantai, mereka segera melakukan aksi bersih sampah yang diikuti sekitar 200 orang. Lucky mengatakan, saat bersih sampah berlangsung, mereka mendapatkan puluhan kilogram sampah plastik seperti botol minuman, kaca, kertas, dan jaring. “Sampah-sampah ini ulah manusia yang mengakibatkan pantai menjadi kotor, dan jika terbawa arus bisa masuk ke dalam lautan dan mengendap puluhan tahun yang mengakibatkan habitat laut ikut rusak,” imbuhnya.
Setelah aksi bersih pantai, para peserta sangat ceria berfoto dengan produk terbaru Polygon, Strattos S Disc Brakes. Sepeda balap yang dilengkapi dengan dengan rem cakram menawarkan pengalaman yang berbeda, khususnya bagi pengendara yang memiliki gaya pedaling powerful. Leih dari itu, frame dan fork responsive yang ada pada sepeda tersebut telah lulus sertifikasi oleh Union Cycliste Internationale (UCI) sehingga layak untuk balap sepeda tingkat dunia. (Wirati)

To Top