Kolom

“Akselerator Layanan”

‘Salam Senyum’

Istilah akselerator sering kita dengar di sebuah perusahaan atau instansi. Ini dapat diartikan bagaimana percepatan sebuah tujuan yang akan dicapai. Berbagai cara dilakukan oleh menajemen untuk hal tersebut, tentu dengan cara-cara yang disesuaikan kemampuan perusahaan.

Pembaca setia Dhani’s Art in service, hasil akhir dari sebuah layanan akan tampak ketika semua pelanggan terpuaskan dan semua keperluan bahkan keinginan dari pelanggan dapat terpenuhi. Biasanya proses yang dilakukan bertahap, mulai dari perekrutan, pelatihan, pembentukan team layanan, mengadakan survei layanan, sampai memberikan reward dan pengakuan. Dua hal terakhir inilah sebenarnya sebuah ‘tool’ untuk sebuah percepatan tujuan dari layanan yang kita istilahkan dengan ‘akselerator layanan’.

Sampai saat ini saya berprofesi sebagai konsultan layanan pada perusahaan atau instansi yang menyediakan jasa layanan, tentu banyak permasalahan yang dapat dijadikan pengalaman menarik untuk dibahas. Salah satunya adalah ketika terjadinya keluhan dari manajemen mereka, tentang semangat melayani yang dianggap tidak maksimal dari para pelaku layanan.

Dari hal tersebutlah kita akan dapat berikan ‘akselerator’ yang harus dilakukan. Yang pertama kita bahas adalah ‘pengakuan’. Teori kebutuhan manusia  dari Maslow, pengakuan ini terletak pada kebutuhan yang terakhir, yaitu aktualisasi diri. Ketika teori ini  dihubungakan dengan layanan, sebenarnya pengakuan ini sangat tinggi daya lekatnya kepada orang yang mendapatkan pengakuan itu sendiri. Beberapa cara dapat dilakukan untuk sebuah ‘pengakuan’ dalam layanan. Dan, untuk mengawali saya akan bahas pengakuan terhadap tim layanan (internal).

Yang pertama, selalu ingat mengatakan kata ‘ terima kasih’. Kata ini sangat familiar, namun kalau tidak terbiasa, kata ini seperti sebuah benda yang mahal dan langka. Sehingga jarang keluar dari pribadi seseorang.  Bahkan pernah dari seorang pimpinan perusahaan berpendapat, bahwa hal yang dikerjakan dari pelaku layanan itu memang kewajibannya. Jadi tidak perlu untuk mengatakan terimakasih. “Toh kami sudah membayarnya dalam bentuk gaji” . Inilah yang terjadi. Biasanya orang yang sulit mengatakan kata terimakasih, mempunyai ego pribadi yang sangat tinggi.

Yang kedua adalah dengan mengatakan, ‘kerja Anda luar biasa’, atau kalimat lain yang maknanya sama.  Pujian dengan kalimat ini juga sangat membuat para pelaku layanan akan termotivasi untuk mengerjakan lebih baik lagi. Naaah… Kalimat yang identik dengan pujian seperti ini juga sangat jarang dilakukan oleh seorang pimpinan. Para atasan biasanya kalau menemukan hal yang salah,  cepat reaksinya. Dan akan  keluar kalimat-kalimat yang lebih kepada protes atau menjurus kepada kalimat  pencelaan. Namun kalau layanannya memuaskan, tidak ada kalimat pujian yang terlontar.  Kenapa kalau hal yang  salah cepat reaksinya,  sedangkan kalau pekerjaannya yang  bagus tidak diberi pujian?

Yang ketiga adalah dengan membiasakan mengatakan kalimat ini, ‘Tolong lakukan seperti itu lagi’. Kalimat ini sebanarnya menunjukkan, apa yang telah dilakukan oleh pelaku layanan itu sudah benar, tepat, dan baik. Dan  dengan kalimat ini sebenarnya sudah menunjukkan pengakuan dari atasannya, yang akan membuat para pelaku layanan lebih percaya diri dan akan mengulangi hal-hal yang dianggap sesuai dengan tujuan dari sebuah visi dan misi layanan perusahaan/instansi tempat mereka bekerja.

Selain ketiga hal di atas, masih banyak pengakuan-pengakuan lain sebagai akselerator  yang dapat  dilakukan untuk percepatan tujuan dari sebuah visi dan misi layanan. Tentu hal seperti ini  mudah untuk dilakukan kalau kita membiasakannya. Apa saja hal lain tersebut? Tunggu tulisan saya berikutnya (bersambung)….

Sudahkah para pelaku layanan di perusahaan/instansi kita memahami dan melakukan  hal tersebut di atas? Materi ini juga  terdapat dalam pelatihan dengan Sri Sumahardani Academy  dengan judul  ‘Serve With Love’ atau buku saya dengan judul ‘Service A  La Carte’, serta materi-materi pelatihan yang lainnya,  seperti ‘Good Communication For Good Perfomance,’ ‘Great Personality,’ ‘Upgrade Your Selling Skill’  dan dua belas materi lainnya. Ingin mengetahui, memahami dan mengaplikasikan layanan ini di perusahaan/instansi Bapak/Ibu? Silakan hubungi kami, dan kami siap untuk membantu.

 

Salam 3SP

Salam Senyum Sang Penyihir

Sri Sumahardani

srisumahardani3sp@gmail.com

www.srisumahardani.com

 

 

 

To Top